Connect with us

Politik

Revisi UU KPK, Mahfud MD Minta Presiden Cermat Memberi Persetujuan Usulan DPR

JARRAK.ID

Published

on

Mantan Ketua MK, Mahfud MD (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD meminta Presiden Joko Widodo untuk cermat dalam memberi persetujuan atas usulan DPR soal revisi UU KPK.

Menurutnya, presiden juga harus mempertimbangkan masa amanah para anggota dewan yang akan berakhir dalam hitungan hari saja.

“Akan menjadi sangat aneh jika Presiden membuat surpres persetujuan pembahasan kepada DPR yang sekarang. DPR yang sekarang masa tugasnya tinggal 20 hari,” terangnya dalam akun Twitter miliknya, Sabtu, (07/09/2019).

Presiden Jokowi punya waktu 60 hari untuk memberi sikap. Selama rentan tersebut, mantan Wali Kota Solo itu harus melakukan kajian mendalam dengan kementerian terkait.

“Tim dari kementerian harus mengkaji draft RUU dan menyiapkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM). Setelah itu baru surpres,” terangnya.

Kendati demikian, Mahfud mengingatkan bahwa RUU yang akan dibahas harus lebih dulu masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas). Di mana penetapan Prolegnas baru akan dibahas pada akhir Oktober atau awal November.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer