Connect with us

Politik

Reaksi NasDem Sikapi Isu Perselingkuhan Mardani Ali Sera

JARRAK.ID

Published

on

Sekjen Partai NasDem, Johnny G Plate (Doc. Net)

JAKART A – JARRAK.ID – Sekjen NasDem, Johnny G Plate menegaskan jika pemerintah dan pendukung Presiden Joko Widodo tidak pernah ikut campur masalah isu perselingkuhan yang dituduhkan kepada inisiator #2019GantiPresiden, Mardani Ali Sera.

“Mardani selingkuh? Itu mah nggak usah ditanggapi. Urusan pribadi itu. Gini, presiden itu urusannya banyak. Kalau urusan selingkuh yang diurusi presiden, ada banyak selingkuh di Indonesia yang dikasuskan. Jadi kalau urusan begitu itu urusannya sendiri,” kata Johnny di Jakarta, Kamis, (07/06/2018).

Johnny meminta isu perselingkuhan yang mendera Mardani maupun pihak oposisi lainnya tidak dibesar-besarkan. Jangan dibuat seolah-olah isu tersebut merupakan isu pemerintah.

“Kalau memang ada affair-affair atau apa urusan pribadi, itu tanggungjawab pribadi. Itu nggak ada urusannya sama presiden. Belum tentu presiden ini baca beritanya mereka. Terus mau dikaitkan dengan presiden, nggak ada,” ujar anggota DPR tersebut.

Oleh karena itu, Johnny berharap isu yang dituduhkan kepada Mardani dapat diselesaikan dengan baik, tanpa harus menyeret pemerintah. Johnny ingin kontestasi politik di tahun 2019 berjalan secara bermartabat dan demokratis.

“Selesaikan dengan baik urusannya. Mudah-mudahan lancar, cepet selesai. Dan menyenangkan semua pihak. Jangan dipertontonkan di ruang publik. Kecuali mereka memang mau (mempertontonkan),” tutur Johnny.

Mardani Ali Sera didera isu perselingkuhan dengan seorang perempuan yang merupakan public figure. Ketua DPP PKS itu menduga isu perselingkuhan ini adalah serangan politik terkait #2019GantiPresiden.

Kendati demikian, Wakil Ketua Komisi II DPR tersebut dengan tegas bahwa isu tersebuh adalah bohong. “Itu fitnah,” tegas Mardani Ali Sera.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer