Ratna Sarumpaet Siap Kembalikan Uang Pemprov DKI, Tapi…

2 min read

JAKARTA – JARRAK.ID – Kuasa Hukum Ratna Sarumpaet, Insank Nasruddin menyayangkan sikap Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) DKI Jakarta yang meminta kliennya mengembalikan uang Rp70 juta karena gagal berangkat ke Chile. Lebih disayangkan, karena Disparbud justru melempar persoalan itu ke media.

Menurut Insank, jika memang Disparbud punya tujuan baik, hal itu bisa dilakukan dengan mengirimkan surat penagihan kepada Ratna Sarumpaet.

“Ya sederhana saja, kalau dia minta, jangan minta ke media. Buat dong suratnya dan secara lisan menyampaikan atau secara tertulis. Ya kami akan menanggapinya, kalau minta ke media, bagaimana ceritanya,” kata Insank, Senin, (08/10/2018).

Insank menyebut seharusnya masalah itu bisa diselesaikan secara internal. Maksudnya kata Insank, Disparbud bisa langsung bertemu Ratna Sarumpaet untuk menyelesaikan masalah tersebut. Justru selama ini kata Insank tidak ada perwakilan dari Pemprov DKI yang selama ini bertemu dengan pihaknya.

Kendati demikian, Insank berjanji kliennya akan mengganti seluruh uang yang telah dipakai meski batal menghadiri acara tersebut lantaran keburu dicokok polisi di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, Kamis, (04/10/2018) malam. Namun sebelum itu, pihaknya meminta agar Disparbud DKI merinci total dana yang dipakai Ratna terkait agenda kunjungan ke luar negeri tersebut.

“Yang pasti bu RS (Ratna Sarumpaet) ini bertanggung jawab. Tapi lihat dulu sampai dananya diberikan ke Ibu RS itu apa kriterianya, kan pasti ada. Kami lihat dulu dong seperti apa, kesepakatannya seperti apa,” kata dia.

Sebelumnya, Kepala Biro Administrasi Keuangan dan Aset Sekretariat Daerah DKI Jakarta Hasanah mengaku akan mengirimkan surat teguran kepada Disparbud DKI Jakarta perihal pengembalian uang akomodasi Ratna Sarumpaet ke Chile.

Hasanah mengatakan, uang yang telah diberikan sebesar Rp70 juta kepada Ratna Sarumpaet harus dikembalikan, namun ada mekanisme yang berlaku. Nantinya, Disparbud yang bertugas untuk melakukan penagihan.