Connect with us

Politik

Ratna Sarumpaet dan Rocky Gerung ditolak, Demokrat: Mereka Diperlakukan Seperti Teroris

JARRAK.ID

Published

on

Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean menyesalkan peristiwa penolakan terhadap Rocky Gerung dan Ratna Sarumpaet yang sedianya akan menghadiri diskusi publik di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).

Menurut Ferdinand, perlakuan yang diterima terhadap dua tokoh itu seakan-akan seperti teroris yang tidak terhormat.

“Dia diperlakukan seperti teroris hanya karena ada yang takut kehilangan kursi,” ujar Kadiv Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean dam kicauan di Twitter, @LawanPolitikJW seperti dinukil Jarrak.id, Minggu, (02/09/2018).

Ferdinand merasa prihatin dengan situasi bangsa yang sudah tidak lagi memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk bersuara dan berpendapat.

“Prihatin sedalam-dalamnya atas kondisi bangsa. Anak bangsa, seorang intelektual seperti @rockygerung tidak lagi bebas mengunjungi seluruh wilayah Republik ini dan tidak lagi bebas bersuara,” tutupnya. Republik ini dan tidak lagi bebas bersuara,” tutupnya.

Sebelumnya, Aliansi Sipil Palembang melalui dengan tegas menolak kedatangan Ratna Sarumpaet dan Rocky Gerung di Bumi Sriwijaya. Mereka sedianya menjadi pembicara dalam sebuah diskusi.

Bahkan puluhan massa sejumlah organisasi kepemudaan melakukan aksi sweeping sejumlah kendaraan yang keluara dari Bandara. Massa berkumpul di jalan masuk Bandara SMB II Palembang, tepatnya di depan Hotel Santika Premier.

Baca Juga:  Demi Dekati Milenial, Prabowo Ubah Nama Program Revolusi Putih

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer