Connect with us

Bisnis

PT Garam Siapkan Lahan 225 Ha di Kupang untuk Produksi Garam Industri

JARRAK.ID

Published

on

Ilustrasi (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, memimpin rapat dalam rangka membahas lahan garam seluas 225 hektare (ha) di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hadir dalam rapat tersebut diantaranya, Bupati Kupang, Ayub Titu Eki bersama perwakilan dari PT Garam (Persero), Badan Pertanahan Nasional (BPN), serta Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Ditemui usai rapat, Direktur Operasional PT Garam (Persero) Hartono menjelaskan pembahasan kali ini merupakan lanjutan dari pembicaraan sebelumnya soal izin lahan seluas 225 ha di Kupang

PT Garam kata Hartono, diberikan kewenangan untuk menggunakan lahan seluas itu untuk mengembangkan garam industri.

“Semuanya tadi meng-clear-kan ya, PT Garam dapat 225 hektar. Sudah ada kesepakatan bahwa Bupati, Menko Kemaritiman dan ATR/BPN bahwa PT Garam dan BPPT akan membangun garam industri di lahan yang 225 ha,” ujar Hartono di kantor Kementerian Koordinator Kemaritiman, Selasa, (05/06/2018).

“Tinggal nanti ada pertemuan lagi Kamis atau Jumat di Kupang untuk mengkerucutkan masalah yang selama ini berkembang,” lanjut Hartono.

Kendati demikian, PT Garam harus segera mendapatkan rekomendasi Bupati Kupang agar segera memproduksi garam industri.

“Tapi ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi karena persyaratan itu salah satunya harus ada rekomendasi bupati, itu yang harus di clear kan dulu. Kalau rekomendasi dari pak bupati sudah keluar, nah pengukuran, resmi HGU baru bisa dikeluarkan. Kita baru bisa bergerak paralel baru nanti Amdal, Amdal kan butuh waktu lama juga 6 bulan,” jelas Hartono.

Baca Juga:  Bangkit dari 'Mati Suri', Djakarta Lloyd Harap Sinergi BUMN

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer