Connect with us

Berita

Polri Siap Bantu KPK, Kejar Politikus PDI-P Tersangka Kasus Suap Komisioner KPU

JARRAK.ID

Published

on

Foto ; Rec.dok/

Jakarta, JARRAK.ID—Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Argo Yuwono mengatakan jika Polri siap membantu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengejar Harun Masiku, tersangka kasus suap Komisioner KPU, Wahyu Setiawan yang saat sedang berada di luar negeri.

“Pada prinsipnya polisi akan maksimal membantu sesuai aturan. Ada permintaan dari KPK, yang bersangkutan sudah tersangka seperti apa, dan yang bersangkutan ada di mana kita maksimal membantu,” kata Argo di Kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (14/01/2020).

Menurut Argo, Polri masih menunggu surat permohonan resmi dari KPK terkait dengan penangkapan Harun Masiku.

“Kita masih menunggu permintaan KPK. Apa yang bersangkutan (Harun) sudah ditetapkan tersangka, apakah yang bersangkutan sudah ditetapkan DPO. Dan tentu Divhubinter (akan bekerja), misal yang bersangkutan ada di luar negeri,” jelasnya.

Sebelumnya, KPK mengultimatum Harun Masiku segera menyerahkan diri. Ini karena Harun telah ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap, terkait kasus Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPR RI periode 2019-2024.

Harun disebut memberikan suap kepada Komisioner KPU Wahyu Setiawan. Kini, Wahyu juga telah ditetapkan sebagai tersangka penerima suap oleh KPK.

“KPK masih terus mencari tersangka HAR (Harun Masiku). KPK meminta yang bersangkutan segera menyerahkan diri,” kata juru bicara KPK Ali Fikri dalam pesan singkatnya, Sabtu (11/01/2020) malam WIB.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka. Mereka yakni Komisioner KPU Wahyu Setiawan, Agustiani Tio Fridelina selaku mantan Anggota Badan Pengawas Pemilu sekaligus orang kepercayaan Wahyu, Harun Masiku selaku caleg DPR RI fraksi PDIP dan Saeful.

KPK menduga Wahyu bersama Agustiani Tio Fridelina diduga menerima suap dari Harun dan Saeful. Suap dengan total Rp 900 juta itu diduga diberikan kepada Wahyu agar Harun dapat ditetapkan oleh KPU sebagai anggota DPR RI, menggantikan caleg terpilih dari PDIP atas nama Nazarudin Kiemas yang meninggal dunia pada Maret 2019 lalu. (Jrk)

 

EDITOR ; Seno Aji

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer