Connect with us

Daerah

Polres Sumenep Ringkus Enam Oknum LSM Terkait Dugaan Pemerasan

HOLIDI

Published

on

Barang bukti (BB) yang diamankan polisi dalam penangkapan terhadap enam oknum LSM yang diduga melakukan aksi pemerasan (Doc. JARRAK)

SUMENEP – JARRAK.ID – Tim dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur berhasil mengamankan enam oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang diduga melakukan aksi pemerasan.

Dalam penangkapan itu, polisi juga mengamankan satu unit mobil warna putih jenis Toyota Avanza dengan nomor polisi M 1755 VG. Sedangkan di bagian belakang kaca mobil terdapat tulisan LP-KPK Korcab Sumenep Jatim yang diketahui digunakan enam oknum LSM tersebut. Adapun barang bukti tersebut saat ini sudah diamankan di halaman Mapolres Sumenep.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jarrak.id di lapangan, keenam oknum LSM tersebut diamankan polisi di Jalan Lingkar Barat, Desa Babbalan, Kecamatan Batuan, Sumenep.

Kasubag Humas Polres Sumenep, Agus Suparno mengatakan bahwa penangkapan terhadap enam orang tersebut berawal dari laporan masyarakat yang mengaku sebagai korban pemerasan.

Kasubag Polres Sumenep, Agus Suparno (Doc. JARRAK)

“Ini berawal dari pengaduan masyarakat. Bagi keenam orang itu, diterapkan pasal 365 KUHP tentang tindak pidana pemerasan. Adapun jumlah pengadu lebih dari satu orang yang semuanya mengaku sebagai korban,” kata Agus kepada sejumlah awak media, Selasa, (06/11/2018).

Agus juga belum bisa menjelaskan lebih jauh seperti apa modus pemerasan yang diduga dilakukan enam oknum LSM tersebut. Pasalnya kata Agus, penyidik masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap mereka.

“Masih kita dalami, yang jelas saat ini masih di BAP (Berita Acara Pemeriksaan) oleh penyidik,” jelas pria asli Kabupaten Pasuruan tersebut.

Selain itu, Agus juga enggan merinci identitas dari keenam orang tersebut. Agus berjanji kalau pemeriksaan sudah selesai, pihaknya akan menginformasikan lebih lanjut kepada para awak media.

“Kami belum bisa menjelaskan lembaga mereka, penyidik masih melakukan penelitian, sesuai Id Card dan juga profil company. Tunggu pemeriksaan selesai,” tandas Agus.

Baca Juga:  BREAKING NEWS: Hercules Divonis 8 Bulan Penjara

 

Berita Populer