Connect with us

Daerah

Polisi Dituding Lakukan Penyiksaan dalam Aksi Rusuh 22 Mei, Ini Respon Polri

JARRAK.ID

Published

on

Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Mabes Polri meminta agar dilaporkan ke Divisi Propam Polri, jika memang ada temuan bahwa aparat kepolisian melakukan penyiksaan dalam aksi rusuh 22 Mei di Jakarta.

Sebelumnya Amnesty Internasional Indonesia menyambangi kantor Ombudsman RI dalam rangka melaporkan dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan polisi dalam aksi 22 Mei.

“Ya silakan saja dan monggo dilaporkan ke Divisi Propam (Provesi dan Pengamanan) yang akan mendalami laporan tersebut,” ujar Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo saat dimintai konfirmasi, Rabu (10/07/2019) malam.

Dia menegaskan jika Polri sudah menindaklanjuti soal kekerasan yang dilakukan oleh anggotanya.

Menurutnya Polri sudah menindak anggota yang melakukan kekerasan di Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

“Sudah ditindak, anggotanya udah ditindak. Jadi Ombudsman sudah melaporkan juga nanti ditindaklanjuti Propam, yang di Kampung Bali udah ditindak,” kata Dedi.

Sebelumnya, Amnesty Internasional Indonesia mendatangi Kantor Ombudsman RI Rabu (10/07/2019) kemarin untuk melaporkan dugaan penyiksaan oleh aparat kepolisian dalam aksi 21-22 Mei. Amnesty Internasional meminta Ombudsman menyelidiki dugaan kekerasan di aksi tersebut.

“Jadi kami menyampaikan laporan Amnesty ke Ombudsman terkait dengan peristiwa 21-22 Mei. Kita menyerahkan video khusus terkait dengan dugaan penyiksaan dan perilaku buruknya oleh kepolisian, di video itu sebenarnya ada di beberapa tempat,” ujar Manajer Riset Amnesty International, Papang Hidayat.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer