Polisi Dalami Dugaan Praktik Prostitusi Di Kost Short Time

2 min read

Tulungagung, JARRAK.ID–Sejumlah penyewa kamar dan penyedia kamar dibawa ke Mapolres Tulungagung, untuk dimintai keterangan. Polisi mendalami dugaan praktik prostitusi di kamar kos short time, penyelidikan dilakukan unit Perlindungan Perempuan dan Anak, Satreskrim Polres Tulungagung, Rabu (15/1)

Langkah polisi untuk menindaklanjuti laporan Satpol PP terhadap dugaan praktik prostitusi, pada sebuah tempat kos yang disewakan harian maupun per jam.

Kanit PPA Satreskrim Polres Tulungagung, Iptu Retno Puji mengatakan, usai didata Satpol PP, sejumlah penyewa kamar dan penyedia kamar kos short time dibawa ke Mapolres Tulungagung. Selain memeriksa penyedia kamar dan penyewa, polisi juga akan meminta keterangan pemilik kos, serta pihak Satpol PP.

Data sementara dari pihak kepolisian, salah seorang yang diduga menyewakan kembali kamar yang disewanya telah berusia dewasa. Namun polisi belum memberikan keterangan secara rinci, terkait dugaan praktik prostitusi terselubung di tempat kos tersebut. “Untuk mendalami kasus dugaan prostitusi ini, kami juga melakukan visum terhadap salah seorang perempuan, yang turut diamankan Satpol PP dari kamar kos,” kata Iptu Retno Puji.

Sebelumnya, Satpol PP Tulungagung mengamankan empat pasangan bukan suami istri dari kamar terpisah di salah satu tempat kos di Kelurahan Kepatihan, Tulungagung. Dari delapan orang tersebut, 3 diantaranya masih berstatus pelajar, dan memakai seragam sekolah. Para remaja tersebut diduga menyewa kamar dengan sistem rental, dengan tarif Rp 100 ribu per hari. (Jrk)

EDITOR ; Seno Aji