Connect with us

Politik

Polisi Ciduk Pria Ancam Penggal Kepala Jokowi, Begini Respon Sandiaga Uno

JARRAK.ID

Published

on

Calon Wakil Presiden, Sandiaga Uno (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Cawapres Sandiaga Uno mengatakan bahwa penangkapan terhadap Hermawan Susanto, yang sebelumnya mengancam akan memenggal kepada Presiden Jokowi harus sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Tentunya harus dalam jalur hukum ya, bahwa semua harus dalam koridor hukum,” ujar Sandiaga di Sekretariat Nasional, Jalan HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu, (12/05/2019).

Kendati demikian, eks Wagub DKI Jakarta itu enggan untuk berkomentar lebih jauh soal masalah tersebut.

Sandi berpesan kepada para pendukungnya untuk menahan diri selama bulan Ramadhan. Tak lupa, ia mengimbau pendukungnya untuk selalu mengawal proses Pemilu 2019.

“Ya dalam bulan suci Ramadhan ini kita harus menyampaikan yang sejuk-sejuk, pastikan bahwa bulan suci Ramadhan ini kita katakan yang baik-baik mendorong agar proses pemilu dikawal sesuai dengan koridor jujur dan adil,” ujar Sandi.

Sebelumnya diberitakan, Hermawan ditangkap pagi tadi pukul 08.00 WIB di Parung, Bogor. Penangkapan itu dilakukan oleh tim dari Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Hermawan diduga mengancam Jokowi seperti dalam video yang viral beredar di media sosial.

“Melakukan pengancaman pembunuhan terhadap Presiden RI dengan mengucapkan kata-kata ‘Dari Poso nih, siap penggal kepala Jokowi, Jokowi siap lehernya kita penggal kepalanya. Demi Allah’,” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

Argo menambahkan, bila status tersangka sudah disematkan kepada Hermawan. Dia dijerat dengan Pasal 104 KUHP dan Pasal 27 ayat 4 juncto Pasal 45 ayat 1 UU ITE.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer