Connect with us

Politik

Polemik Kunjungan ke Israel, Demokrat Sarankan Yahya Staquf Minta Maaf

JARRAK.ID

Published

on

Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean meminta Katib Aam PBNU, Yahya Cholil Staquf segera minta maaf ke publik pasca kunjungannya ke Israel yang menuai polemik.

“Ada baiknya Pak Yahya tadinya tidak perlu ke Israel untuk menjaga arah politik luar negeri kita yang mendukung penuh kemerdekaan Palestina. Apapun alasannya, baik kunjungan pribadi atau apapun. Sangat disayangkan, tapi sudah terlanjur terjadi,” ujar Ferdinand, Rabu, (13/06/2018).

“Hanya satu harapan kita, Pak Yahya menjelaskan secara rinci kunjungannya, maksud dan tujuannya. Jika memang salah, ya sebaiknya minta maaf,” ucap dia.

Menurut Ferdinand, kunjungan Yahya bisa membuat rakyat Indonesia terluka. Sikap Yahya Staquf yang bertolak ke Israel disebut Ferdinand sangat berkebalikan dengan posisi RI yang tegas mendukung kemerdekaan Palestina.

“Memang sangat disayangkan kunjungan tersebut yang berpotensi melukai hati bangsa ini secara umum. Bukan cuma umat Islam, tapi semua anak bangsa, mestinya menyayangkan kunjungan tersebut,” ucap Ferdinand.

“Sehingga apa beratnya mengakui kesalahan dan segera minta maaf ke publik. karena ini juga tentang harkat dan martabat Indonesia di mata internasional,” tandas Ferdinand.

Baca Juga:  Ahmad Nawardi Sebut Pernyataan Prabowo Sarat Konflik

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer