Connect with us

Politik

Polemik Aset Negara, Demokrat Mulai Panik Dengan Pemberitaan Roy Suryo

JARRAK.ID

Published

on

Roy Suryo (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Agus Hermanto berharap polemik soal Barang Milik Negara (BMN) yang menimpa eks Menpora era Presiden SBY, Roy Suryo segera diselesaikan.

Bahkan Agus menyebut, pemberitaan soal Roy Suryo sangat menakiutkan bagi Partai Demokrat.

“Kita semuanya berharap semuanya berjalan lancar tak seperti yang diberitakan yang kelihatannya sangat menakutkan,” ujar Wakil Ketua Dewan Pembina PD Agus Hermanto di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, (10/09/2018).

Hari ini Roy dan Kemenpora dijadwalkan melakukan mediasi dan konfirmasi. Agus sangat berharap mediasi hari ini membuahkan hasil, sehingga persoalan tersebut bisa segera diselesaikan.

“Kami pun juga berharap mediasi ini bisa berhasil karena memang sesuatu hal yang rasanya agak sulit seperti itu, apalagi tiga ribu item dan lain sebagainya,” ucap Agus.

Para kader Demokrat kemarin berkumpul di kediaman Ketum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) guna merayakan hari jadi partai yang ke-17 sekaligus ulang tahun ke-69 Presiden ke-6 RI itu.

Pada kesempatan itu, Agus mengaku juga bertemu dengan Roy dan Roy menegaskan dirinya sudah mengembalikan semua aset negara yang dituduhkan kepada dirinya.

“Pada saat saya kemarin ketemu dengan Pak Roy Suryo itu sebenarnya sudah dikembalikan dan lain sebagainya sehingga ini memerlukan mediasi dalam hal ini memerlukan klarifikasi,” cerita Agus.

“Kalau dikembalikan, bukti pengembaliannya seperti apa, kalau diterima, penerimaannya seperti apa. Sehingga, ini pun harus dilihat dengan sejelas-jelasnya,” sebut Wakil Ketua DPR itu.

Ajakan mediasi awalnya disampaikan pihak Kemenpora. Roy membalasnya dengan surat yang isinya menyatakan siap melakukan mediasi. Surat itu dikirimkan pihak Roy hari ini.

Baca Juga:  Ini Alasannya Buruh Lebih Pilih Prabowo Dibandingkan Jokowi

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer