PK Kasus Korupsi e-KTP, Setya Novanto Minta Dibebaskan dari Semua Dakwaan KPK

1 min read

JAKARTA – JARRAK.ID – Mantan anggota DPR, Setya Novanto mengajukan Peninjauan Kembali (PK) atas kasus korupsi e-KTP yang menjeratnya.

Sebelumnya Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi Jakarta Selatan menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada Novanto.

Selain itu, ia diminta membayar uang denda Rp500 juta subsider 3 bulan kurungan serta uang ganti US$7,3 juta dikurangi Rp 5 miliar yang telah dititipkan kepada penyidik.

Kuasa hukum Novanto, Maqdir Ismail mengatakan PK sengaja diajukan karena pihaknya menemukan bukti baru (novum).

Selain itu, ia mengatakan ada pertentangan dalam putusan hakim dan ada kekhilafan hakim. Maqdir belum menjelaskan novum yang dimilik kliennya.

Pada pokoknya PK yang diajukan Novanto meminta agar dirinya dibebaskan dari semua dakwaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kami minta dibebaskan,” kata Maqdir dihubungi Rabu, (28/08/2019).