Pencairan Dana Desa Di Permudah Pada Tahun 2020

2 min read

 

Gunungkidul, JARRAK.ID — Mulai tahun 2020 pencairan dana desa di permudah dengan memangkas alur pencairan dana desa, hal itu di sampaikan Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan D.I.Yogyakarta Heru Pudyo Nugroho, dalam acara koordinasi dan sosialisasi perubahan mekanisme dana desa di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari, Gunungkidul, Selasa (21/1/2020).

Heru mengatakan untuk tahun ini ada perubahan dalam mekanisme penyaluran dana desa, yang semula ada tiga tahapan namun untuk tahun 2020 ini hanya dua tahapan.

“Semula penyaluran melalui tiga layer, dari rekening kas negara ke rekening kas daerah baru masuk ke rekening kas desa maksimal 7 hari dari rekening kas daerah ke rekening kas desa, namun sekarang tahun ini langsung di sortcut dari rekening kas negara langsung ke rekening kas desa,” kata Heru.

Heru menambahkan dengan arahan presiden Joko Widodo agar persentasi penyaluran dana desa pada tahun 2020 ini di balik yang semula 20% di tahap pertama, 40% di tahap kedua dan ketiga, menjadi 40% di tahap pertama dan kedua sedangkan di tahap ke tiga 20%.

“Presentasi penyaluran 40% di tahap pertama ini guna mempercepat pembangunan dan langsung dapat di serap oleh desa,” katanya.

Ia menegaskan walaupun penyaluran dana desa di permudah pencairannya bukan berarti pemerintah kabupaten di kesampingkan.

“Walaupun di pangkas jalur distribusinya pemerintah desa harus memiliki surat kuasa pemindah bukuan yang di terbitkan oleh pemerintah kabupaten, sebelum melakukan pencarian,” tegasnya.

Selain pemerintah desa harus memiliki surat kuasa pemindah bukuan dari pemerintah kabupaten, pemerintah kabupaten juga harus melakukan validasi dari konsilidasi kegiatan dana desa yang di lakukan pemerintah desa.
(Wahyu/Gebe’es)