Connect with us

Daerah

Pemuda Sebut Polres Sumenep Lambat Tangani Kasus Pungli Pasar Ganding

HOLIDI

Published

on

Ketua Laskar Pemuda Ganding (LPG), Moh Rusydi saat melaporkan Kepala UPT Pasar, Purnomo ke Polres Sumenep, Rabu, 13 Februari 2019 (Doc. JARRAK)

SUMENEP – JARRAK.ID – Ketua Laskar Pemuda Ganding, Rusdi mengaku bahwa proses hukum yang dilakukan Polres Sumenep terkait pungutan liar yang dilaporkan pihaknya penanganannya lamban.

Sebelumnya LPG resmi melaporkan Kepala UPT Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep, Purnomo ke Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur pada Rabu, (13/02/2019).

Purnomo dianggap mengetahui dan bertanggung jawab serta diduga ikut menikmati hasil pungutan liar (Pungli) kepada para pedagang di Pasar Ganding, Sumenep, terutama selama renovasi dilakukan.

Rusdi mengaku beberapa waktu lalu dirinya mendatangi Polres Sumenep untuk menanyakan perkembangan penanganan perkara yang dilaporkan dirinya.

“Kami mendatangi Polres Sumenep untuk meminta penjelasan sejauh mana proses hukum yang dilakukan polisi terhadap laporan kami,” kata Rusdi kepada Jarrak.id, Minggu, (21/07/2019).

Rusdi mengaku bahwa banyak pedagang yang menanyakan perkembangan penanganan kasus pungli Pasar Ganding.

“Ada harapan besar dari pedagang yang merasa dirugikan agar polisi serius dalam menangani perkara pungli soal renovasi Pasar Ganding,” tegas Rusdi.

Rusdi berjanji dalam waktu dekat akan kembali menyambangi Polres Sumenep untuk meminta perkembangan kasus pungli Pasar Ganding. Apalagi kata Rusdi, polisi sudah melakukan pemeriksaan kepada Kepala UPT Pasar Disperindag, Purnomo.

“Namun hasil pemeriksaan saat pertama kami datang ke Polres Sumenep tidak disampaikan apa hasilnya. Sehingga praktis kami tidak mengetahui bagaimana masa depan kasus tersebut,” tandas Rusdi.

Sementara itu, Kanit Pidkor Polres Sumenep, Ipda Ratman Destiasto saat dihubungi Jarrak.id melalui sambungan seluler nomornya tidak aktif.

Advertisement

Populer