Connect with us

Bisnis

Pemkab Bondowoso Terima Pengabdian Internasional, Ini Harapan Bupati

MOH AIDI

Published

on

Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin saat memberikan topi kepada mahasiswa pengabdian (Doc. JARRAK)

BONDOWOSO – JARRAK.ID – Pemkab Bondowoso terima pengabdian internasional yang diinisiasi oleh Universitas Airlangga Surabaya.

Pengabdian tersebut diikuti oleh 212 mahasiswa dokter peternakan internasional. 205 mahasiswa Universitas Airlangga, 2 orang Universitas Udayana, dan 5 mahasiswa berasal dari Korea.

Wakil Dekan I Fakultas Dokter Peternakan Unair, Dr Fedik Abdul Rantam mengatakan, Bondowoso dipilih sebagai tempat karena memiliki populasi ternak yang cukup tinggi.

“Dipilihnya desa-desa itu atas dasar riset dan rekomendasi dari pemerintah setempat,” katanya di Pendapa Bupati, Kamis, (11/07/2019).

Menurutnya, selama 10 hari nanti, para mahasiswa akan memberikan pengetahuan teknologi kepada para peternak bagaimana cara meningkatkan populasi.

“Termasuk juga kesehatan. Kapan ternak itu boleh divaksin kapan tidak boleh divaksin,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin menyampaikan apresiasi dan penghargaan karena Bondowoso dipercaya sebagai tempat pengabdian.

“Memang Bondowoso sebagai lumbung ternak. Kami sebagai pemerintah Kabupaten Bondowoso merasa terbantu,” terangnya.

Menurutnya, Bondowoso memiliki ternak sapi kurang lebih 224.000 ekor. Namun jumlah tersebut dinilai masih kurang dan terus berupaya bagaimana populasi ini naik. Kabupaten Bondowoso berharap populasi bisa mencapai 300.000 ke atas.

Selain itu, ia berharap dengan kehadiran peserta pengabdian ini, para peternak sapi di Bondowoso bisa meningkatkan populasi ternaknya.

“Tapi bukan hanya sebagai peternak sapi tapi Bondowoso bisa menjadi lumbung daging,” imbuhnya.

Pengabdian masyarakat ini akan disebar di
Kecamatan Tamanan dengan rincian Desa Mengen, Sukosari, Sumber Kemoning dan Desa Kemirian.

Sementara di Kecamatan Maesan, ada di Desa Sumber Anyar, Pakem dan Desa Pakuniran. Terakhir Kecamatan Jambesari, di Desa Jambesari, Jambeanom dan Desa Sumber Jeruk.

Pengabdian Masyarakat ini akan berlangsung selama 10 hari. Mulai dari 11 Juli sampai 20 Juli tahun 2019.

Baca Juga:  15 Fitur Baru Diperkenalkan Gmail Saat Rayakan Usia 15 Tahun, Ini Daftarnya
Advertisement

Berita Populer