Connect with us

Bisnis

Pemkab Bondowoso Tandatangani Kerja Sama On Farm Mandiri Petani dengan Bulog

MOH AIDI

Published

on

Bupati Bondowoso, Salwa Arifin saat menandatangani kerja sama On Fram Mandiri Petani dengan Bulog Bondowoso (Doc. JARRAK)

BONDOWOSO – JARRAK.ID – Pemerintah Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur melakukan penandatanganan kerja sama Program On Farm Petani dengan Perum Bulog Subdivre Bondowoso.

Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Gapoktan Al-Barokah, Kecamatan Lombok Kulon dan Kecamatan Wonosari serta dihadiri langsung Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin, Senin, (04/02/2019).

Program tersebut merupakan upaya Bolug dalam ikut serta melakukan penyerapan dan pemasaran terhadap hasil produk unggulan di Bondowoso, khususnya gabah yang sudah berbentuk beras.

Salwa menyambut baik Program On Farm Mandiri Tani Perum Bulog Subdivre Bondowoso tersebut.

“Harapan kami, dengan Kemitraan On Farm ini dapat menjadi langkah awal kerja sama pemasaran beras organik dengan label Bondowoso,” kata Salwa.

Menurutnya, kegiatan ini juga dalam rangka melaksanakan ketersediaan pasokan, stabilisasi harga serta menjadi stimulan bagi para petani yang menggeluti pertanian organik.

Kabupaten Bondowoso kata dia, memiliki lahan 130,96 hektar dan dapat dukungan dari tiga kecamatan, diantaranya Kecamatan Wringin 20 hektar, Tlogosari 20 hektar dan Wonosari 20 hektar. Sehingga lahan pertanian bertambah menjadi 190,96 hektar.

“Ini tentu saja menjadikan hasil panen juga akan bertambah. Luas lahan bertambah. Berarti pasar harus semakin luas. Maka dari itu, On Farm ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bondowoso,” tegas Salwa.

Sementara itu, Kasubdivre Bulog Bondowoso, Dwiana Puspitasari mengatakan, program ini dalam rangka membantu menyerap dan memasarkan hasil pertanian di Bondowoso.

“Sebenarnya Gapoktan Al-Barokah ini punya pasar sendiri. Kami sebagai Bulog ikut berperan dalam pemasaran tersebut. Bisa jadi pemasaran kami tidak hanya lintas provinsi tapi juga lintas negara,” jelasnya.

Menurutnya, nantinya Bulog akan membeli sudah dalam betuk beras, bukan gabah, namun label yang dipakai tetap Bondowoso.

Baca Juga:  Dirjen Migas yang Baru Terpilih Berjanji Rampungkan Kontrak Bagi Hasil

“Kami memang mau memgangkat produk lokal itu sendiri. Sebagaimana dicanangkan Bulog untuk mengangkat produk unggulan lokal guna diangkat ke tingkat nasional maupun intetnasional,” tandas Dwiana.

Program On Farm Petani Perum Bulog Subdivre Bondowoso yang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bondowoso, melibatkan dua Gapoktan, yaitu Gapoktan Al-Barokah dan Tani Makmur Jaya.

Berita Populer