Connect with us

Bisnis

Pekan Depan Rupiah Diprediksi Menguat Pada Kisaran Rp 14.215-Rp 14.450

JARRAK.ID

Published

on

Ilustrasi (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Setelah beberapa pekan terus melemah dan tak berdaya terhadap dollar AS, kini angin segar diprediksi akan menerpa perekonomian tanah air. Hal itu menyusul prediksi penguatan Rupiah dalam sepekan kedepan. Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta memperkirakan jika Rupiah pekan depan atau tepatnya tanggal 9 hingga 13 Juli 2018 berpotensi mengalami penguatan. Pergerakan Rupiah menurut Nafan berada pada kisaran Rp 14.215 – Rp 14.450.

“Prediksi Rupiah pekan depan, technically bahwasanya pergerakan dolar AS terhadap Rupiah pada weekly chart terdapat indikator RSI yang sudah menunjukkan jenuh beli atau overbought,” kata Nafan, Minggu,(08/07/2018).

Nafan mengatakan kalau jenuh beli yang sudah nampak terjadi dalam beberapa hari terakhir itu diharapkan akan menjadi momentum untuk kembali menguatnya Rupiah terhadap Dollar AS.

Ada beberapa hal yang menurut Nafan berpotensi menjadi pendorong penguatan Rupiah kedepan. Diantaranya adalah data-data makro ekonomi domestik. Ia mencontohkan hal itu seperti misalnya indeks keyakinan konsumen serta usaha dalam sektor ritel yang diperkirakan penjualannya akan lebih baik.

Selain itu, Nafan juga mengatakan kalau hasil rilis yang di atas ekspektasi tersebut akan memberikan percepatan positif bagi penguatan Rupiah.

“Adapun sentimen eksternal sebelumnya yang memberikan katalis positif bagi rupiah adalah hasil dari data-data US Nonfarm Payroll yang di bawah ekspektasi pelaku pasar,” tutur Nafan.

Disisi lain, Nafan pun meminta pemerintah mewaspadai beberapa sentimen eksternal yang mungkin saja kembali berpengaruh terhadap pelemahan Rupiah. Diantara hal-hal yang perlu diperhatikan tersebut adalah isu sentimen perang dagang yang kian meluas serta data-data inflasi di Tiongkok, Jerman, Perancis, dan AS.

Dalam situs resmi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau JISDOR mencatat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada di kisaran Rp 14.409 pada penutupan Jumat, (06/07/2018). Angka tersebut menunjukkan pelemahan 22 poin dari nilai sebelumnya, yaitu Rp 14.387 pada penutupan Kamis, (05/07/2018). Sedangkan pada 6 Juli 2018, kurs jual US$ 1 terhadap rupiah, yaitu Rp 14.481 dan kurs beli Rp 14.337.

Baca Juga:  Indonesia Ngutang Lagi ke Bank Dunia, Jumlahnya Mencapai USD 300 Juta

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer