Connect with us

Daerah

Pejabat Tak Lapor Gratifikasi Tiket Asian Games, KPK: Bisa Dipidana

JARRAK.ID

Published

on

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut bahwa pejabat yang dengan sengaja tidak melaporkan gratifikasi tiket Asian Games 2018 bisa dipidana.

KPK sejatinya tidak mempersoalkan jumlahnya, tetapi lebih kepada spirit anti korupsi para pejabat yang diduga menerika gratifikasi dari tiket Asian Games 2018.

“Selain soal jumlah, yang terpenting di sini adalah semangat untuk tidak kompromi sedikit pun dengan korupsi. Karena gratifikasi yang berkaitan dengan jabatan itu bisa menjadi tindak pidana korupsi juga,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis, (30/08/2018).

“Kalau pegawai negeri atau penyelenggara negara melaporkan gratifikasi, dia terbebas dari ancaman pidana di Pasal 12 B (UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tipikor) 4 sampai 20 tahun,” sambungnya.

Febri kemudian bercerita soal adanya laporan kepada KPK soal pemberian gratifikasi Rp5.000 dari penyelenggara negara.

“Pelaporan gratifikasi yang masuk ke KPK itu jumlah dan nilainya beragam. Ada yang nilainya sampai puluhan miliar rupiah satu laporan, dan dalam laporan lain, dulu pernah laporan gratifikasi sangat kecil nilainya, Rp 5.000 atau Rp 10 ribu, ketika ada satu pegawai yang tidak mau menerima uang tips terkait pelaksanaan tugasnya,” ucapnya.

Febri mengatakan KPK baru saja menerima laporan penolakan gratifikasi tiket Asian Games 2018. Menurutnya, jika ada pihak yang ingin memberikan secara cuma-cuma, tidak perlu melihat jabatan seseorang.

“Kalau kita bicara ada yang mengatakan apa salahnya membagi-bagi tiket, kalau memang ada niat membagi-bagikan tiket, seharusnya tidak perlu melihat seseorang menjabat apa, karena masyarakat justru sekarang banyak antre tiket. Kalau yang diberi adalah pejabat, yang dilihat adalah jabatannya, maka itulah gratifikasi,” ujar Febri.

Baca Juga:  Jadi Tersangka KPK, Inilah Jumlah Harta Kekayaan Bupati Tulungagung

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer