Connect with us

Daerah

Pedagang Sate Padang Gunakan Daging Babi Dibekuk di Bekasi

JARRAK.ID

Published

on

Ilustrasi (Doc. Net)

PADANG – JARRAK.ID – Polisi berhasil menangkap sepasang suami istri, B (55) dan E (48) di Bekasi, Jawa Barat usai dinyatakan buron selama satu bulan. Keduanya disangka menjual sate padang dengan menggunakan daging babi.

“Berdasarkan informasi diketahui bahwa kedua tersangka sedang berada di Bekasi, lalu dikirim dua personel ke sana untuk mengintai, memastikan serta menangkap,” kata Kapolres Kota Padang Kombes Pol Yulmar Tri Himawan, di Padang, yang dilansir¬†Antara, Sabtu, (18/05/2019).

Sedangkan penangkapan pada keduanya dilaksanakan pada Kamis, (16/05/2019) sekitar jam 21:00 WIB. Saat itu pasangan suami-istri tersebut tengah berada di toko tempat menjahit baju.

“Mereka langsung diringkus saat itu dibantu oleh personel Polres Bekasi, tidak ada perlawanan,” katanya.

Setelah ditangkap dan menjalani serangkaian proses administrasi, tersangka B dan E akhirnya dibawa ke Padang pada Jumat, (17/05/2019).

“Saat ini sedang menjalani pemeriksaan dan ditahan,” kata Kasat Reskrim Polresta Padang AKP Edriyan Wiguna, terpisah.

Perbuatan tersangka dijerat dengan pasal 62 Undang-undang Nomor 8/1999 Tentang Perlindungan Konsumen, Undang-undang Peternakan dan Kesehatan Hewan, dan Undang-undang Pelindungan Pangan.

Sebelumnya, kasus itu berawal ketika Petugas gabungan dari Dinas Perdagangan Padang dan instansi terkait mengungkap penjualan sate Padang diduga dari daging babi di kawasan Simpang Haru, dengan merek usaha Sate KMSB, pada Selasa (29/01/2019). Polisi menetapkan tersangka menyusul diterimanya uji laboratorium forensik terhadap 300 lebih tusuk sate yang menyatakan daging itu positif mengandung babi.

Baca Juga:  Polemik Kunjungan ke Israel, Demokrat Sarankan Yahya Staquf Minta Maaf

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Berita Populer