Connect with us

Elektoral

PDIP Girang Yusril Beri Sinyal Positif Dukung Jokowi di Pilpres

JARRAK.ID

Published

on

Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menyambut positif sinyal dukungan dari Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra kepada Presiden Jokowi di Pilpres 2019 mendatang.

“Itu merupakan bagian dari energi positif dari Pak Yusril Ihza Mahendra sudah diterima,”ujar Hasto di Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemenangan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Santu, (01/12/2018).

Menurut Hasto, Yusril sudah mengetahui sikap politik Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri yang mencukung penuh kemerdekaan Palestina. Ia juga menbandingkan kubu Jokowi dengan Prabowo atas sikapnya terhadap pemindahan kedutaan besar Australia dari Tel Aviv ke Jerusalem. Menurut Hasto, hal itu merupakan salah satu alasan yang membuat Yusril memberi dukungan.

Meski kemerdekaan Palestina bukan merupakan persoalan keyakinan, namun kata Hasto, hal ini menjadi perhatian besar karena terkait nama baik Bangsa Indonesia.

“Berbeda dengan sikap Pak Prabowo yang seolah-olah dukungan dari luar dan kemudian melunak seperti itu dan terlebih, menjelekkan bangsa kita di luar negeri. Itu sikap yang sama seklai tidak ada kenegarawanan,” jelas Hasto.

Alasan lainnya Yusril memberika sinyal positif, karena kata Hasto Presiden Jokowi selalu menunjukkan kebahagiaan saat bertemu dengan tokoh-tokoh Islam.  Hal ini, kata dia, menunjukkan tudingan yang sering dilontarkan kepada Jokowi terkait moral dan etika, khususnya yang berhubungan dengan agama menjadi tidak benar.

“Ini karena masalah poltik bilang ada suara kasar, padahal kan agama membangun keberadaban etika dan moral, sehingga mereka berteriak kasar kepada Pak Jokowi. Tidak mencerminkan aspek yang seharusnya membawa keteduhan,” ungkap Hasto.

Hasto juga mengatakan kubu Jokowi berusaha menggalang seluruh elemen termasuk Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Maka itu, menurutnya, hal ini wajar dilakukan ketika Pemilu.

Baca Juga:  Gerindra Ngotot Rebut Kursi Wagub DKI, PKS Ancam Tinggalkan Prabowo-Sandiaga Uno

Sebelumnya Yusril bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Bogor pada Jumat, (30/11/2018). Pertemuan itu dilakukan hanya empat mata.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer