Connect with us

Berita

Pasien Covid-19 Di Pacitan, Kembali Bertambah Lima

JARRAK.ID

Published

on

Pacitan,www.jarrak.id- Kasus covid-19 di Kabupaten terus bertambah. Kali ini, komandan gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) covid-19 Pemkab Pacitan, Indartato, kembali menyampaikan adanya lima penambahan pasien covid-19 confirm. Mereka berjenis kelamin perempuan, usia antara 22-32 tahun.

Satu dari kelima orang tersebut, beralamatkan di Kecamatan Pacitan. Sejauh ini belum diketahui pasti, asal transimisi sebaran. Sedangkan ke empat pasien lainnya, berasal dari klaster lokal di Kecamatan Sudimoro.

Empat pasien positif covid-19 yang baru tersebut, diduga punya riwayat kontak erat dengan pasien covid-19 confirm sebelumnya. Sebab mereka bekerja ditempat yang sama yakni di salah satu perusahaan plat merah, yang ada di Kecamatan Sudimoro.

Selain adanya penambahan lima pasien covid-19 confirm, gugus tugas juga mencatat satu pasien covid-19 yang dinyatakan sembuh. Yang bersangkutan berasal dari Kecamatan Pacitan.

Dengan diumumkannya penambahan lima pasien covid-19 confirm, perkembangan kasus covid-19 di Pacitan, dilaporkan sebagai berikut. Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) tercatat sebanyak 671 orang. Dipantau sebanyak 19, dan selesai dipantau 651, meninggal dunia satu orang. Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 24 orang. Masih dalam pengawasan 4 orang, selesai diawasi 14 orang dan meninggal dunia enam orang.

Sementara pasien positif covid-19 tercatat sebanyak 34 orang, sembuh 12 orang, dirawat 21 orang dan meninggal dunia satu orang.

Dalam keterangan persnya, Indartato mengatakan, hari ini ternyata Pacitan masih ada penambahan pasien covid-19. Dari 29 yang diswab, ternyata yang positif lima. “Satu klaster lokal dan empat klaster Sudimoro. Saat ini ada 21 pasien yang masih dalam perawatan. Tiga di rawat di RSUD dr Darsono, 17 di wisma atlet dan satu di rumah sakit Madiun,” ujar Indartato, saat melakukan jumpa pers di aula pendopo Pemkab Pacitan, Selasa (7/7).

Karena itu, pria yang juga menjabat sebagai Bupati Pacitan ini, meminta untuk dilakukan antisipasi secara luas, agar tidak ada penambahan sebaran. “Perlu kejujuran, sebab musuh kita tidak nampak dan sangat membahayakan. Tracing harus lebih luas sampai ke titik-titik yang dicurigai. Selain itu juga testing dan treatment. Mudah-mudahan segera ada obat. Sehingga wabah covid-19 bisa segera reda,” harapnya.

Sementara itu, juru bicara tim komunikasi publik gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) Covid-19 Pemkab Pacitan Rachmad Dwiyanto mengimbau, agar masyarakat lebih waspada lagi dalam menyikapi wabah covid-19. Sebab sampai detik ini, pandemi tak kunjung usai. “Kedepankan porotokoler kesehatan, utamanya memakai masker saat keluar dari rumah dan sesering mungkin cuci tangan pakai sabun (CTPS). Lain itu, selalu jaga jarak fisik dan hindari berkerumun,” pesannya menambahkan. (yun).

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer