Connect with us

Elektoral

Pasca Pilkada Serentak, Inilah Peta Partai Politik Menghadapi Pilpres 2019

JARRAK.ID

Published

on

Ilustrasi (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Kepala Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Firman Noor menilai peta koalisi pendukung calon presiden (capres) tidak akan banyak berubah setelah Pilkada Serentak 2018 lalu.

Menurut Firman, Partai yang menyatakan bagian dari pemerintah dan oposisi akan punya kalkulasi capres yang cenderung tidak sesuai hasil pilkada. Asumsi inilah yang diyakini bahwa peta tersebut tidak akan banyak berubah.

“Mengabaikan hasil pilkada jelas bukan sesuatu yang bijak, tetapi menjadikan hasil pilkada sebagai tolak ukur yang final, saya kira juga sama tidak bijaknya,” kata Firman kepada wartawan, Minggu, (01/07/2018).

Partai seperti Nasdem dan PAN yang kandidat kepala daerahnya banyak meraih kemenangan tetap membutuhkan koalisi untuk memenuhi syarat capres 20 persen kursi di parlemen.

Selain itu, ia tidak melihat Nasdem akan membuat poros baru, karena akan tetap ke Jokowi. Sikap politik NasDem yang bersikukuh mendukung Jokowi merupakan bagian dari strategi untuk mempertahankan posisi NasDem di dalam pemerintahan.

Sedangkan PAN walaupun sempat memunculkan wacana Amien Rais capres tetap membutuhkan koalisi. Termasuk jika Demokrat yang akan membuat poros ketiga membutuhkan koalisi untuk melengkapi syarat 20 persen.

“Apakah dari pilkada kemarin mudah membuat PKS dan Gerindra berputus asa dan berpisah. Saya kira itu tidak mungkin semudah itu,” kata dia.

Baca Juga:  Sowan ke PBNU, Prabowo Dihadiahi Kartu Anggota NU

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer