Connect with us

Daerah

Pasca Ditangkap di Bali, Mafia Penyelundup BBM Ilegal Senilai Rp1,3 Triliun Dijebloskan Ke LP Pekanbaru

JARRAK.ID

Published

on

Deki Permana (memakai topi) saat ditangkap Tim Kejari Pekanbaru (Foto: Istimewa)

PEKANBARU – JARRAK.ID – Kejaksaan Negeri Pekanbaru akhirnya berhasil membekuk Deki Permana, buronan kasus korupsi penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) yang merugikan negara sampai Rp1,3 triliun.

Deki diketahui berhasil ditangkap di Bali tepatnya di Tanjung Benoa.

“Penangkapan bersama tim intelijen Kejagung dan Kejari Pekanbaru yang melibatkan Syahbandar Pelabuhan Tanjung Benoa di Bali,” kata Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Pekanbaru, Sri Odit Megonondo kepada sebagaimana dilansir detikcom, Minggu, (05/08/2018).

Odit menjelaskan, terpidana Deki ditangkap tim jaksa pada Sabtu (04/08/2018). Dari penangkapan itu, terpidana langsung dibawa ke Pekanbaru.

“Tadi malam sekitar pukul 23.00 WIB sampai ke Kejari Pekanbaru. Setelah setengah jam kita pemeriksa, langsung kita antarkan ke LP Pekanbaru,” kata Odit.

Odit menjelaskan, Deki adalah buronan korupsi dan mafia BBM bersama terdakwa lainnya. Perputaran uang para mafia BBM melibatkan PNS, dan oknum TNI AL dan pihak swasta ini dengan perputaran uang dalam rekening mencapai Rp1,3 triliun.

Baca Juga:  Ingin Lagu Antikorupsi Diputar di DPR, KPK: Biar Setannya Pada Keluar

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer