Connect with us

Daerah

Parah, KPUD Pamekasan Loloskan Dua Caleg PKB Berstatus Pendamping Desa

ZAWAIDUL ANAM

Published

on

Gedung KPUD Pamekasan (Doc. Net)

PAMEKASAN – JARRAK.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur telah menetapkan Daftar Calon Tetap (DCT) 525 calon anggota DPRD Pamekasan periode 2019-2024.

Kendati demikian, Ketua Aliansi Pemuda Peduli Rakyat (Alpart), Syauqi menuturkan, berdasarkan DCT yang ditetapkan KPU ada dua kandidat dari PKB dari Dapil III atas nama Syafiuddin dan Abd mu’in yang diduga masih aktif sebagai pendamping Desa.

“Keduanya berasal dari partai yang sama, yakni PKB. Berdasarkan laporan dari beberapa sumber dan bukti yang kami himpun, mereka masih aktif sebagai pendamping desa” kata Syauqi kepada Jarrak.id, Sabtu siang, (22/09/2018).

Padahal dalam Pasal 7 Ayat 1 poin l PKPU Nomor 20 tahun 2018 menyebutkan, mereka yang mendapatkan sumber pendapatan dari negara wajib mundur ketika mencalonkan diri sebagai caleg.

“Aturannya sangat jelas. Siapapun harus mundur jika dalam profesinya mendapatkan pendapatan yang bersumber dari negara. Seorang kepala dusun (kadus) pun harus mundur. Oleh karena itu, kami berharap KPU Pamekasan bersikap tegas terhadap keduanya,” tegas Syauqi.

Sementara itu, Ketua KPU Pamekasan Hamzah mengaku tidak tau kalau dua caleg dari Dapil III aktif sebagai Pendamping Desa.

Selain itu, Hamzah mengaku sampai saat ini tidak ada surat pengunduran diri dari yang bersangkutan.

“Sejauh ini KPU belum menerima surat pengunduran dirinya dari dua caleg yang diduga berstatus sebagai Pendamping Desa tersebut,” tandas Hamzah.

Advertisement

Populer