Connect with us

Daerah

PARAH!!! 330 Desa di Sumenep Belum Setor LPj DD-ADD Tahun 2018

HOLIDI

Published

on

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Ahmad Masuni (Doc. JARRAK)

SUMENEP – JARRAK.ID – Sebanyak 330 desa di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur belum ada yang menyetorkan Laporan Pertanggungjawaban (LPj) realisasi penggunaan Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2018.

Padahal deadline terakhir penyetoran LPj DD-ADD sampai tanggal 20 Januari 2019 mendatang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Ahmad Masuni mengatakan, para kepala desa tidak boleh melebihi tanggal 20 Januari untuk menyetorkan LPj DD-ADD tahun anggaran 2018.

Pasalnya LPj DD-ADD akan menjadi bahan audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Jadi tidak boleh melebihi tanggal 20 Januari (penyetoran LPj penggunaan DD-ADD, red),” kata Masuni, Jumat, (11/01/2019).

Menurut Masuni, jika desa terlambat dalam menyetorkan LPj DD-ADD tahun 2018, maka pencairan tahap II DD-ADD tahun 2019 akan ditunda.

“Karena memang tidak ada sanksi khusus yang mengatur masalah keterlambatan penyetoran LPj,” tegas Masuni.

Perlu diketahui, total DD-ADD tahun 2018 untuk Kabupaten Sumenep mencapai Rp402 miliar, dengan rincian DD 278 miliar dan ADD Rp124 miliar.

Baca Juga:  BREAKING NEWS: Densus 88 Berhasil Tangkap Tiga Terduga Teroris di Tangerang

Berita Populer