Connect with us

Berita

Pandemi Covid-19, Pelaku UMKM Di Pacitan Luput Bantuan

JARRAK.ID

Published

on

Pacitan,www.jarrak.id- Perekonomian sejumlah pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Pacitan, terus mengalami perlambatan akibat pandemi global coronavirus disease (covid-19). Mereka sepertinya sulit untuk kembali bangkit, sekalipun pemerintah telah menerapkan tatanan kenormalan baru.

Seperti dialami Budi Setijono, salah seorang pedagang soto ini. Ia mengaku sejak adanya wabah covid-19, usaha yang dirintisnya beberapa tahun lalu, mengalami turun omset. Untuk mendapatkan omset Rp 100 ribu saja, Budi mengaku sangat kesulitan. “Saya buka warung 24 jam. Untuk dapat uang Rp 100 ribu saja, sangat sulit,” ujarnya, Selasa (30/6).

Padahal, soto yang ia jual sangat murah. Semangkok hanya Rp 3.000. Itu saja jarang orang yang datang. Berbeda dari sebelum ada wabah coronavirus. Setiap hari rata-rata ia bisa menjual sampai 500 mangkok. “Sekarang ini sulit, jualan nggak begitu laku. Nggak jualan mau makan apa keluarga saya,” keluhnya.

Pada kesempatan tersebut, Budi juga mengaku, kalau selama masa pandemi tak satupun program pemerintah yang diterima. Termasuk bantuan sembako, Budi mengatakan, tak pernah kebagian. “Selama ini, nggak pernah dapat bantuan. Baik tunai ataupun berupa sembako,” ungkap Budi. (yun).

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer