Connect with us

Elektoral

Panas! Jubir Istana Sebut Gerakan #2019GantiPresiden sebagai Makar

JARRAK.ID

Published

on

Massa pendukung tanda pagar #2019GantiPresiden menghadiri deklarasi akbar gerakan #2019GantiPresideni di kawasan Silang Monas, Jakarta, beberapa bulan lalu (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Sejak diproklamirkan di sejumlah daerah, gerakan #2019GantiPresiden terus menuai pro dan kontra. Gerakan yang pertama-tama diinisiasi oleh Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera tersebut tak jarang menuai penolakan dari sejumlah ormas, termasuk terakhir kemarin di Surabaya.

Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Kepresidenan Ali Mochtar Ngabalin tak sepakat dengan gerakan #2019GantiPresiden. Menurut Ngabalin, gerakan tersebut adalah makar.

“Itu hashtag #2019GantiPresiden itu adalah makar,” ungkap Ngabalin kepada wartawan, Senin, (27/08/2018).

Ngabalin lalu menjelaskan alasan dirinya menyebut #2019GantiPresiden sebagai makar. Kata Ngabalin, tagar tersebut secara tak langsung punya semangat berbeda dari Pilpres 2019.

“Kenapa? Terhitung tanggal 1 Januari 2019 pukul 00.00 WIB, presiden harus diganti. Sementara 27 April baru pemilu. Pemilu itu bukan ganti presiden, pemilu itu adalah pemilihan presiden baru. Oke?” ujar politikus Partai Golkar tersebut.

Tak hanya itu, untuk menjelaskan gerakan yang menurutnya sebagai makar itu, Ngabalin punya nama sendiri untuk kelompok gerakan #2019GantiPresiden.

“Karena itu, maka saya memberi nama ‘Gerombolan Pengacau Keamanan Negara’,” pungkas Ngabalin.

Baca Juga:  Polisi Amankan Ratna Sarumpaet di Bandara Saat Mau Terbang ke Chile

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer