Connect with us

Politik

PA 212 Tak Terima Polisi Hentikan Kasus Sukmawati

JARRAK.ID

Published

on

sukmawati Soekarnoputri (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Penghentian penyelidikan kasus Sukmawati Soekarnoputri terkait puisi berjudul Ibu Indonesia menuai reaksi keras dari Persaudaraan Alumni (PA) 212. Juru Bicara PA 212, Novel Bamukmin tidak terima dengan keputusan polisi tersebut.

“Ini bentuk ketidakadilan, mendobrak keadilan, mencoreng kembali citra polisi. Yang namanya Sukmawati jelas fakta hukumnya, enggak bisa terbantahkan,” kata Novel kepada Jarrak.id, Minggu, (17/06/2018).

Sebagai perbandingan, menurut Novel, kasus yang menjerat Sukmawati ini lebih parah dari dugaan penistaan agama yang pernah dilakukan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama beberapa bulan silam.

Anggapan Novel tersebut dikarenakan saat itu Ahok sedang berpidato secara spontan di depan segelintir masyarakat, dan tak banyak media yang meliput. Sedangkan pada kasus Sukmawati, kata Novel, puisi yang akan dibacakan telah dipersiapkan sebelumnya.

“Sukmawati tersistem, diserang bertubi-tubi itu syariat. Jadi ini suatu tindakan tidak adil,” tutur Wakil Ketua ACTA ini.

Terkait kasus Sukmawati yang dihentikan ini, Novel bersama elemen organisasi yang lain juga akan berkumpul guna membahas rencana mengajukan praperadilan.

“Besok malam baru mau rapat. Iya diusahakan minggu-minggu ini (mengajukan praperadilan),” ucap Novel.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer