Connect with us

Bisnis

OK OCE Mart Tutup, Ini Kata Sandiaga Uno

JARRAK.ID

Published

on

Sandiaga Uno (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Sandiaga Uno mengaku memang ada gerai OK OCE Mart yang ditutup. Penyebabnya kata Sandiaga, karena terjadi penurunan omset.

“Ada OK OCE Mart yang bisa terus berjalan, ada yang harus ditutup karena omsetnya turun secara drastis dan pengelolaannya belum bisa menghadirkan satu terobosan untuk omset mereka,” ucap Sandiaga di Jalan Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu, (02/09/2018).

Kendati demikian, Sandiaga mengatakan bahwa memang hal biasa dalam bisnis. Namun Sandiaga berjanji akan berusaha agar program yang digagasnya itu berjalan baik.

“Jadi itu namanya bisnis. Ada pasang surut, naik turun, kita harus pastikan supaya gerakan ini akan menggelinding dan memastikan bahwa jangan sampai satu atau dua yang ditutup menyurutkan minat buat masyarakat untuk aktif dalam kegiatan ekonomi yang membuka lapangan kerja.” ucap Sandiaga.

Program OK OCE (One Kecamatan One Center of Entrepreneurship) yang ditawarkan Sandiaga Uno saat berpasangan dengan Anies Baswedan dalam Pilgub DKI Jakarta 2017 silam.

Kini Sandiaga memutuskan mundur sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta, karena maju sebagai cawapres Prabowo Subiato di Pilpres 2019 mendatang.

Lalu akankah program itu dibawa ke level nasional untuk menjadi bahan kampanye?

“Belum saya putuskan, karena ini perlu kita lihat dulu. Karena di DKI, 50 ribu sudah pendaftar dan peserta pelatihannya terus bertambah, pendampingannya, dan geliat ekonominya sudah terasa,” ucap Sandiaga.

“Tapi kita mesti lihat di seluruh Indonesia, mungkin perlu pendalaman sedikit satu dua bulan. Kalau sudah siap, sistemnya udah siap, SDM udah siap, baru kita launching,” imbuh Sandiaga.

Baca Juga:  Ini Alasan Sandiaga Uno Lebih Rajin Kampanye Dibandingkan Prabowo

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer