Connect with us

Elektoral

Ngebet Jadi Cawapres, Abraham Samad Sambangi Kantor PKS

JARRAK.ID

Published

on

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad menegaskan dirinya siap bertarung dalam kostestasi politik di Pilpres 2019 mendatang.

Bahkan Abraham sudah menemui Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk menjelaskan berbagai ide dan gagasannya sebagai bukti keseriusan Abraham untuk menjadi bagian dari kontestator di Pemilu 2019 mendatang.

Ketika disodori pertanyaan apakah Abraham akan memilih Jokowi atau Prabowo sebagai calon presidennya, Abraham mengaku dirinya tidak terpaku pada satu tokoh saja. Dia siap bekerja sama dengan Jokowi ataupun Prabowo Subianto di Pilpres 2019 mendatang asalkan ada kesamaan ide dan gagasan.

“Semua gagasan yang kita tawarkan. Siapa yang sepakat. Mari kita kerjakan sama-sama intinya begitu,” ujar Abraham di DPP PKS, Jalan Simatupang, Jakarta, Kamis, ( 24/05/2018).

Abraham optimis dirinya masih berpeluang diusung jadi cawapres antara Gerindra dan PKS, pasalnya kedua partai tersebut kata Abraham belum ada kata sepakat untuk berkoalisi.

“Mungkin itu masih jauh, tapi intinya kita ingin membangun komunikasi menyatukan dan menyamakan persepsi,” kata Abraham.

Temui Partai Pendukung Jokowi

Selain itu, Abraham juga mengaku akan menemui partai-partai koalisi pendukung Jokowi. Misalnya Partai Golkar dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Walaupun pria asal Makassar ini mengaku dua partai itu sudah memiliki calonnya masing-masing, Airlangga Hartarto dan Muhaimin Iskandar.

“Yang terpenting bagi saya adalah menawarkan ide dan gagasan kepada partai-partai pendukung Jokowi di Pilpres 2019 mendatang,” pungkas Abraham.

Baca Juga:  Siap Potong Leher Jika Jokowi Kalah di Madura, Zaiful Anam: La Nyalla Lecehkan Madura!

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer