Connect with us

Daerah

Namanya Muncul dalam Kasus Korupsi Bakamla, TB Hasanuddin Kembali Diperiksa KPK

JARRAK.ID

Published

on

TB Hasanuddin (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Mantan Wakil Ketua Komisi I DPR, TB Hasanuddin kembali dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pengurusan anggaran pengadaan satelit monitoring di Badan Keamanan Laut (Bakamla) tahun anggaran 2016.

“Saksi TB Hasanuddin diperiksa untuk tersangka FA (Fayakhun Andriadi),” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Kamis, (05/07/2018).

Pemeriksaan terhadap politikus PDI Perjuangan (PDIP) itu merupakan langkah pengembangan terhadap proses penyidikan perkara tersebut.

Sebelumnya KPK resmi menetapkan mantan anggota Komisi I DPR dari Fraksi Golkar Fayakhun Andriadi.

Nama Hasanuddin diketahui muncul dalam persidangan kasus suap pengadaan satelit monitoring di Bakamla dengan terdakwa Nofel Hasan, mantan Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Bakamla.

Saat itu, Fayakhun, yang dihadirkan sebagai saksi, menyebut Hasanuddin mengenalkan dirinya kepada Ali Fahmi, mantan Staf Ahli Kepala Bakamla Laksamana Arie Sudewo. Ali, yang juga politikus PDIP, disebut berperan membantu pengurusan anggaran Bakamla di DPR.

Dalam kasus ini, Fayakhun selaku anggota Komisi I DPR diduga menerima imbalan Rp12 miliar atas jasanya mengurus anggaran Bakamla senilai Rp1,2 triliun. Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta itu juga diduga menerima uang US$300 ribu.

Baca Juga:  Dua Penyidiknya Dilaporkan ke Polisi, KPK Tak Gentar

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer