Connect with us

Bisnis

Naikkan Harga Tiket Pesawat, Menhub Marahi Dirut Maskapai

JARRAK.ID

Published

on

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi memanggil para direktur utama maskapai penerbangan guna membicarakan masalah kenaikan harga tiket pesawat untuk penerbangan domestik.

Menurut Budi Karya, kenaikan harga tiket penerbangan sangat memprihatinkan. Sehingga dirinya sengaja memanggil para dirut maskapai untuk menanyakan dasar tersebut.

“Transportasi udara, kita melihat secara global. Saya prihatin dengan adanya tarif-tarif yang relatif mahal. Saya hari ini jam sebelas memanggil semua dirut. Saya akan pertanyakan, ‘Mengapa Anda menaikkan (tarif)?’,” kata Budi Karya dilansir CNNIndonesia.com, Minggu, (13/01/2019).

Menurut Budi Karya, pihaknya akan membicarakan dan mengkaji kembali kenaikan harga tiket domestik.

Budi memastikan meski ada lonjakan harga, tarif maskapai-maskapai tersebut masih di bawah batas atas yang diatur Peraturan Menteri Perhubungan Nokor 14 Tahun 2016 Tentang Mekanisme Formulasi Perhitungan dan Penetapan Tarif Batas Atas dan Batas Bawah Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.

Ia tak memungkiri masih ada yang perlu dikaji. Hal ini karena dalam pasal 5 ayat 2 huruf b Permenhub diatur kenaikan tarif untuk maskapai standar minimum (no frills) maksimal 85 persen. Sementara saat ini, banyak yang menabrak batas itu.

“Saya minta mereka (maskapai) melakukan kenaikan (tarif tiket domestik) secara lebih bijaksana, lebih wise. Bahwa ada excess, kami akan tertibkan. Kami akan selesaikan dalam satu-dua hari ini,” ujarnya.

Sebelumnya, publik menyoroti kenaikan harga tiket domestik dari beberapa maskapai dalam negeri. Bahkan, ada beberapa petisi di Change.org yang dibuat untuk memprotes kenaikan harga tiket pesawat.

Salah satunya petisi yang dimulai oleh Nadya Wulandari berjudul ‘Turunkan Harga Tiket Domestik’. Petisi itu dimulai dengan menyoroti kenaikan harga tiket Jakarta-Pontianak yang semula berharga sekitar Rp300-400 ribu kini menjadi sekitar Rp800 ribu.

Baca Juga:  Soal ‘Mudik Neraka’ di Merak, Habiburokhman: Tak Ada Hubungannya Dengan Tiket Online

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer