Connect with us

Elektoral

Muncul Nama Sri Mulyani dalam Bursa Cawapres Jokowi, NasDem: Ia Punya Kecakapan Lebih

JARRAK.ID

Published

on

Presiden Joko Widodo bersama Menteri Keuangan RI Sri Mulyani (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Jelang pagelaran Pilpres 2019, sejumlah nama disebut-sebut untuk mendampingi Joko Widodo. Bahkan, tidak hanya elite parpol, sejumlah menteri perempuan masuk dalam bursa calon wakil presiden untuk mendampingi Joko Widodo.

Seperti diketahui, Selain nama Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, ada juga nama Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Meski dikabarkan potensial dampingi Jokowi, kedua menteri tersebut belum ada yang mau menanggapi serius terkait namanya yang masuk dalam bursa calon pendamping Jokowi di Pilpres 2019. Sri Mulyani dan Susi Pudjiastuti tak bersedia bicara detail.

Munculnya nama Sri Mulyani sebagai pendamping Jokowi pada Pilpres 2019 dinilai matang. Sekjen Partai Nasdem, Johnny G Plate, menilai bahwa Sri Mulyani memiliki kecakapan dibanding calon lain. Tapi begitu, semua keputusan tentu tetap ada pada Jokowi.

“Ada banyak putra putri Indonesia yang baik, yang pasti Sri Mulyani masih punya tugas yang besar, menyusun APBN 2019. APBN sangat penting karena di tahun pemilu, kalau Presiden Jokowi yang jadi tinggal meneruskan,” ujar Johnny di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (6/6/2018).

Johnny mengatakan, hadirnya sosok Sri Mulyani di tahun politik sangat penting dan memiliki kontribusi terhadap suara elektoral pemerintah. Sebab, Sri bersama Presiden harus menerjemahkan visi misi Presiden di APBN 2019.

“Dia beberapa kali jadi menkeu, pejabat di lembaga-lembaga internasional. Ekonom senior. Tapi kami serahkan pada Presiden Jokowi untuk memilih cawapresnya dan menentukan,” ungkap Johnny.

Johnny menganggap, kualitas cawapres menjadi urusan serius dan penting, sehingga tidak tiba-tiba diputuskan dalam satu pertemuan. Tapi, lanjut dia, diputuskan melalui pertemuan yang berkelanjutan dan dalam waktu panjang.

“Cagub saja dibicarakan setahun dua tahun. Cawapres melalui rapat yang berkelanjutan, secara prinsip kami serahkan ke Presiden. Wapres harus betul-betul punya chemistry yang kuat,” pungkas Johnny.

Baca Juga:  Mengejutkan, Sandi Tiba-tiba Minta Susi Jadi Cawapres Prabowo

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer