Connect with us

Other

Mumpung Asian Games, Yuk Ajarkan Anak 6 Hal Ini

JARRAK.ID

Published

on

Anak-anak terlihat antusias menyaksikan gelaran pertandingan Asian Games 2018 (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Gelaran Asian Games 2018 yang diselenggarakan di Indonesia ternyata membawa sederet dampak positif.

Antusiasme masyarakat dari berbagai kalangan pun terlihat dari banyaknya penonton di sejumlah venue cabang olahraga yang dipertandingkan.

Tak hanya orang tua, laki-laki maupun perempuan saja, namun diantara para penonton yang hadir ada juga anak-anak dari berbagai usia.

Anak-anak yang turut hadir menyaksikan para atlet Indonesia berjuang untuk negaranya seakan larut dan turut bergemuruh meneriakkan yel-yel penyemangat.

Suasana persatuan dan nasionalisme sangat terlihat dalam gelaran Asian Games 2018.

Dampak positif penyelenggaraan Asian Games 2018 ini juga diamini oleh Sahabat Keluarga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Menurut Kemendikbud ada 3 aspek penting yang akan didapatkan oleh anak-anak dalam gelaran Asian Games 2018. Ketiga aspek tersebut meliputi sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

Berikut nilai-nilai edukatif yang dapat diperoleh oleh anak-anak melalui gelaran Asian Games 2018.

1. Jiwa nasionalisme

Anak-anak, meskipun mereka tak begitu tahu makna nasionalisme, namun kehadiran mereka menyaksikan pertandingan menjadi satu nilai tersendiri untuk memupuk rasa cinta tanah air.

Secara tidak langsung, anak-anak akan dengan sendirinya akan larut memberikan dukungan kepada para atlet yang sedang berjuang mengharumkan nama bangsa melawan atlet-atlet lain dari luar negeri.

Mereka akan dengan sangat beragam mengekspresikan rasa nasionalisme ini, bisa saja dengan berteriak yel-yel atau dalam bentuk yang lain.

2. Bangga bangsa

Bisa dibilang sikap bangga terhadap bangsa merupakan awal mula dari lahirnya sikap nasionalisme. Rasa bangga terhadap bangsa ini sesungguhnya akan dengan sendirinya muncul dengan anak menonton pertandingan.

Betapa tidak, dari sekian banyak atlet dan negara yang ikut serta, mereka datang untuk satu tujuan, yaitu mendukung tim Indonesia yang sedang berjuang.

Baca Juga:  Selama Asian Games, Sandiaga Uno 'Puasa' Bicara Politik

Padahal, selain Indonesia masih banyak negara-negara lain yang punya sederet atlet berkualitas. Jika rasa bangga ini telah tertanam kepada jiwa anak-anak, maka soal atlet menang atau kalah akan menjadi hal yang dianggap lumrah.

3. Motivasi berprestasi

Setelah anak-anak datang dan menyaksikan pertandingan Asian Games, mereka akan memasukkan realita tersebut dalam dunia imajinasi.

Anak-anak tak jarang akan memunculkan rasa keinginan untuk bisa sama dengan atlet-atlet kebanggaan yang mereka lihat kala bertanding.

Hal ini dalam taraf yang lebih jauh dapat menjadi pijakan kuat bagi anak untuk dapat berprestasi selayaknya para atlet yang mereka saksikan.

Apalagi, dalam setiap pertandingan ada penghargaan yang akan diberikan bagi mereka yang berhasil menjadi pemenang.

Dari berbagai hal itu anak-anak akan belajar bahwa setiap usaha yang membuahkan prestasi akan selalu mendapatkan apresiasi dan penghargaan.

4. Pendidikan karakter

Asian Games juga bermanfaat menanamkan sikap anak-anak sebagaimana dikembangkan dalam Penguatan Pendidikan Karakter (PPK).

Lima sikap yang dikembangkan yakni religius, nasionalis, mandiri, integritas, dan gotong royong. Nilai sikap itu semua muncul dalam pesta olahraga terbesar di Asia ini. Ajak anak melihat para atlet khusuk berdoa saat hendak memulai dan mengakhiri pertandingan.

Nilai nasionalisme terlihat saat atlet menyanyikan lagu kebangsaan. Sikap mandiri ditunjukkan ketika para atlet harus menentukan strategi dan keputusannya sendiri saat berada di arena.

Sikap intregitas atau kejujuran dapat dilihat bagaimana para atlet bersikap sportif dalam pertandingan. Dan gotong royong dapat kita tunjukkan dalam banyak hal mulai dari kerjasama, kekompakan, dan saling bekerja sama dalam tim.

5. Menambah pengetahuan

Melalui Asian Games, anak-anak juga akan memunculkan rasa keingintahuan mereka terhadap sesuatu.

Baca Juga:  Ojek Online Siap Kepung Jakarta di Pembukaan Asian Games, Sekjen JARRAK Jakarta: Pemerintah Gagal!

Tak jarang anak-anak akan bertanya tentang suatu negara yang bertanding di Asian Games, mulai letak negara tersebut dan sebagainya.

Pertanyaan-pertanyaan yang berangkat dari rasa ingin tahu anak dapat dimanfaatkan oleh orangtua untuk menanamkan pengetahuan tertentu.

Dengan begitu, anak-anak akan jauh lebih dapat mengingat pengetahuan yang tersampaikan daripada cara belajar konvensional.

6. Meningkatkan ketrampilan

Masa anak-anak yang masih meniru (imitasi) membuat apa yang mereka tonton juga cenderung akan mereka lakukan.

Dalam konteks Asian Games, anak-anak dapat terstimulasi untuk menirukan para atlet yang berlaga dalam berbagai pertandingan.

Misalnya seorang anak menyaksikan pertandingan sepakbola, maka akan ada kecenderungan bagi anak tersebut untuk juga ikut menirukan seperti halnya yang Ia tonton.

Hal ini cukup efektif untuk melatih fisik dan motorik anak. Bahkan dalam taraf lebih jauh juga dapat menjadi sarana untuk mengetahui bakat anak dan menggali berbagai potensi yang dapat dikembangkan.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer