Connect with us

Bisnis

Mulai Sekarang Pensiunan ASN Bisa Kantongi Rp 20 Juta Setiap Bulan

JARRAK.ID

Published

on

Ilustrasi (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MENPAN-RB), Asman Abnur berencana mengubah skema pensiun untuk Aparatur Sipil Negara (ASN). Sistem pensiun bagi ASN tersebut dinamakan fully funded.

Asman Abnur mengklaim kalau skema baru yang sedang digodoknya ini akan membuat sistem pensiun bagi ASN menjadi lebih baik serta memberikan dampak kebahagiaan dan kesejahteraan bagi para pensiunan ASN.

Terkait skema fully funded ini, Menpan masih tidak banyak bicara perihal detail penerapannya nanti. Tetapi pihaknya menggambarkan kalau nantinya dana pensiun dibayarkan bersama-sama antara ASN dengan pemerintah selaku pemberi kerja. Dengan begitu, ditargetkan dana pensiun yang diterima ASN bisa lebih besar dari yang sekarang.

Pemerintah kedepan juga berencana menyerahkan pengelolaan dana pensiun ASN tidak hanya kepada PT Taspen, tetapi juga bisa jadi dana itu nanti akan dikelola oleh lembaga, maupun BUMN yang ditunjuk pemerintah. Namun demikian, Asman menanmbahkan meskipun nanti ada lembaga lain yang ditunjuk mengelola dana pensiun, tetapi pihaknya tetap akan mengintegrasikan lembaga tersebut dengan PT Taspen.

“Belum tentu BUMN, bisa juga badan lain. Kami berharap manfaat pengelolaan dana ini benar-benar bermanfaat buat kesejahteraan ASN,” kata Asman saat ditemui di Kantor Presiden usai rapat terbatas, Selasa, (26/06/2018).

“Karena organnya udah ada, aturan khusus yang diterapkan ya betul-betul manfaatnya, investasinya, keamanan investasinya, nanti orientasinya demi kesejahteraan ASN,” tambahnya.

Sebelumnya, wacana soal skema baru ini juga sudah digulirkan oleh Sekretaris Kabinet (Setkab), Pramono Anung. Pram sapaan akrabnya, mengatakan kalau dibentukya lembaga baru yang mengelola dana pensiun ASN tersebut adalah dalam rangka mendukung skema fully funded.

“Kalau di negara-negara maju yang namanya dana pensiun diinvestasikan secara baik sehingga bisa memberikan manfaat bagi para pensiunan,” tandas Pram.

Baca Juga:  Sandi Mau Bangun Infrastruktur Tanpa Utang, Sri Mulyani: Bukan Barang Baru

Untuk diketahui, apabila nanti skema baru soal dana pensiun ini diterapkan, maka kata Asman bukan tidak mungkin dana pensiun yang diterima ASN kalangan eselon I bisa mencapai nominal Rp 20 juta/bulan yang sebelumnya hanya Rp 4,5- Rp 5 juta/bulan.

“Nanti, dengan sistem baru, sistem kontribusi bersama pemerintah dan ASN seperti yang di korporasi bisa di atas Rp 20 juta,” klaim Asman.

Selain Asman dan Pram, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan kalau pihaknya masih menghitung-hitung manfaat dari skema baru ini. Ia tidak hanya akan melihat dari sisi manfaat dari skema baru ini, tetapi juga dari sisi APBN.

“Yang pasti tidak skema yang dipilih tidak menimbulkan kewajiban jangka panjang. Tapi kita juga akan matangkan lagi. Kita lihat lagi itung-itungannya dan persiapan pemerintah daerah juga karena ada juga ASN daerah,” tutur Sri.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer