Connect with us

Bisnis

Menhub Minta Pemudik Kembali Tanggal 6-7 Juni, Ini Alasannya

JARRAK.ID

Published

on

Pemberlakuan sistem lalu lintas satu arah dari Jakarta ke Semarang di Tol Pejagan-Pemalang di Adiwerna, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Senin 3 Juni 2019, untuk memperlancar arus kendaraan pemudik. (Foto:Antara)

JAKARTA – JARRAK.ID – Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi meminta pemudik yang akan kembali ke Jakarta untuk balik pada tanggal 6-7 Juni. Pasalnya puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada tanggal 8-9 Juni.

“Puncak arus balik diprediksi pada 8 dan 9 Juni, karenanya saya menganjurkan para pemudik untuk kembali ke Jakarta 6 atau 7 Juni,” kata Menhub, Selasa (04/06/2019).

Selain itu, ia mengaku bangga karena berbagai pembangunan infrastruktur yang dibangun dapat mencegah kemacetan.

“Tahun 2019 merupakan suatu pembuktian bahwa pembangunan infrastruktur sangat berguna bagi masyarakat dari kota ke kota. Terbukti perjalanan mudik tahun ini dari Jakarta ke Semarang 6 jam, Jakarta ke Solo 8 jam, Jakarta ke Surabaya kurang dari 10 jam. Hal yang sangat menggembirakan terutama bagi pemudik. Masyarakat puas karena mudik tahun ini lancar,” ujarnya.

Tidak hanya melalui segi infrastruktur, tambah Budi, keberhasilan penyelenggaraan mudik tahun ini juga merupakan kerja sama yang baik antar-stakeholders.

“Saya mengapresiasi kerja sama pemerintah pusat dengan Polri, pemda yang turut membantu kelancaran mudik. Mereka bekerja dengan baik, seperti tidak terjadi kemacetan di pasar tumpah, bahkan wilayah Nagrek yang biasanya macet, kemarin lancar,” terang Menhub.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer