Connect with us

Daerah

Mengenal Sosok David Sipahutar: Kasi Bimkemas Lapas Sukamiskin yang Punya Tradisi Menyantuni Anak Yatim

MUHAMMAD KAYYIS AR

Published

on

Kepala Seksi Bimbingan Kemasyarakatan (Bimkemas) Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung, David Madya Prasetya Sipahutar menggendong salah satu anak dalam kegiatan buka bersama yang dilanjutkan dengan santunan anak yatim di Yayasan Sahabat Yatim Piatu dan Dhuafa Ash-Shofia di Desa Serang Mekar, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung pada Minggu, 26 Mei 2019 (Doc. JARRAK)

JAKARTA – JARRAK.ID – Kepala Seksi Bimbingan Kemasyarakatan (Bimkemas) Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung, David Madya Prasetya Sipahutar memiliki kebiasaan menyantuni anak yatim di bulan Ramadhan. Kebiasaan ini sudah ia lakukan sejak beberapa tahun yang lalu.

David Sipahutar merupakan penganut Kristen yang taat. Menariknya, sekalipun memiliki posisi strategis, tapi ia tetap mempertahankan kesederhanaannya.

Selain itu, ia juga gemar melakukan kerja-kerja kemanusiaan. Hal ini sudah menjadi sifat dan watak yang menyatu dalam dirinya.

Bahkan pada bulan Ramadhan tahun ini, David Sipahutar melakukan kegiatan buka bersama yang dilanjutkan dengan santunan anak yatim di Yayasan Sahabat Yatim Piatu dan Dhuafa Ash-Shofia di Desa Serang Mekar, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung pada Minggu, (26/05/2019).

Bukan hanya di bulan Ramadhan, David Sipahutar juga melakukan kegiatan bakti sosial (baksos) setiap enam bulan sekali. Dia selalu menyisakan gaji dari pekerjaannya untuk digunakan membantu anak-anak yatim dan kurang mampu demi merawat masa depan mereka.

Selain itu, dana yang ia gunakan juga hasil patungan dari para teman-temannya dan sahabat-sahabatnya di gereja, yang memiliki spirit sama pada kerja-kerja kemanusian, dengan menyantuni anak yatim dan orang yang kurang mampu.

Spirit kemanusiaan yang ditunjukkan David Sipahutar patut menjadi teladan untuk menumbuhkan sikap toleransi dalam meringankan beban sesama yang memiliki beragam keterbatasan.

Bahkan ia juga menularkan sikap kemanusiaannya kepada teman-temannya yang lain, untuk urun tangan membantu saudara-saudara yang kurang beruntung secara ekonomi, tanpa melihat latar belakang agama dan suku. Semua murni ia lakukan demi misi kemanusiaan.

Selain karena misi kemanusiaan, kedatangannya ke yayasan-yayasan yatim piatu karena ia berharap dapat diberikan anak yang baik. Terlebih ia diketahui baru saja melangsungkan pernikahan.

Tentu saja apa yang diteladankan David Sipahutar harus menjadi contoh bagi semua, untuk lebih tergerak dalam membantu anak-anak yatim dan piatu serta orang tidak mampu demi saling berbagi dan menebar mamfaat untuk sesama.

Advertisement

Populer