Connect with us

Politik

Mendagri Bela Anies Soal Wagub DKI: Dua Parpol yang Tak Kompak!

JARRAK.ID

Published

on

Mendagri, Tjahjo Kumolo (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo mengatakan, bahwa dirinya tidak mempunyai kewenangan dalam penetapan Wagub DKI Jakarta itu.

“Tidak ada aturannya ya. Aturannya itu UU Pilkada dan kewenangan partai pengusung menyerahkan kepada gubernur dan gubernur membawa nama ke DPRD untuk melakukan sidang memilih dari satu hingga tiga nama,” katanya di Hotel Aryaduta, Jakarta, Selasa (16/07/2019).

Menurutnya, proses pemilihan Wagub DKI harusnya bisa berlangsung lebih cepat karena pasangan gubernur dan wakil gubernur DKI hanya diusung oleh dua partai politik.

“Padahal hanya dua partai pengusung, mosok dua enggak bisa kompak,” terangnya.

Ia menegaskan bahwa, meski berdasarkan UU Pilkada yang menyatakan bahwa hingga waktu 18 bulan sampai habisnya masa jabatan gubernur atau wakil gubernur boleh tidak isi, namun Tjahjo menyarankan Anies mencari pengganti Sandiaga Uno.

“Memang ada aturan kalau sampai 18 bulan sampai habisnya masa jabatan gubernur atau wagub boleh tidak diisi, ini kan belum 18 bulan baru hampir setahun masih lama kan harusnya diisi, tapi tidak ada kewenangan dari kami memaksa, tidak ada,” terangnya.

Kendati demikian, Tjahjo membantah dirinya tidak peduli dengan kekosongan wakil gubernur DKI Jakarta sejak Sandiaga Uno maju Pilpres 2019.

“Kami sudah buat surat ke DPRD dan gubernur (DKI Jakarta). Ini bukan salahnya Anies karena tergantung pada partai pengusung, kuncinya di partai pengusung,” tandas Tjahjo Kumolo.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer