Connect with us

Daerah

Membongkar Aktor Utama Skandal Korupsi Dana PI Migas PT Wus Sumenep

HOLIDI

Published

on

Diskusi Terbatas bertajuk 'Mengungkap Lebih Dalam Pelaku Korup Dana PI di Sumenep,' yang dilaksanakan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Madura (YLBHM) di Warung Upnormal, Sumenep, Kamis, 18 Juli 2019 (Doc. JARRAK)

SUMENEP – JARRAK.ID – Kasus korupsi dana Partisipating Interest (PI) dari hasil eksploitasi migas sebesar 10 persen yang dikelola oleh PT Wira Usaha Sumekar (WUS) Sumenep, Madura, Jawa Timur dari PSC Santos Blok Madura Offshore kembali menjadi perhatian publik.

Sebelumnya, eks Direktur Utama PT WUS, Sitrul Arsyih Musa’ie dan eks Kepala Divisi Keuangan PT WUS, Taufadi divonis 1 tahun penjara oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya pada 27 April 2018 lalu.

Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Madura (YLBHM) Sulaisi Abdurrazaq menegaskan bahwa ada aktor utama yang berperan besar dalam kasus korupsi PI PT WUS, yang sampai saat ini tidak diproses hukum.

Sulaisi meyakini Sitrul dan Taufadi sengaja ‘ditumbalkan’ untuk menyelamatkan nama yang paling bertanggung jawab dalam skandal korupsi tersebut.

“Sehingga ini menarik dibongkar siapa yang menjadi aktor utama yang berperan besar dalam kasus korupsi PI yang dikelola PT WUS,” kata Sulaisi dalam Diskusi Terbatas bertajuk ‘Mengungkap Lebih Dalam Pelaku Korup Dana PI di Sumenep,’ di Warung Upnormal, Sumenep, Kamis, (18/07/2019).

Sulaisi menyayangkan karena usai dua orang diputuskan bersalah, kasus korupsi dana PI sudah tidak mendapatkan perhatian kembali publik.

“Padahal kalau mau dibongkar ini menarik. Karena sejak awal kita sudah mencium aroma orang berkuasa di Sumenep yang dianggap sebagai aktor utama atau mister mind yang merancang skenario korupsi ini,” tegas dia.

Bahkan nama yang disinyalir sebagai intellectual dader juga masuk dalam tuntutan dan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya pada tahun 2018 lalu.

“Anehnya kenapa nama ini sampai sekarang masih tidak diproses hukum. Harusnya nama ini yang paling bertanggung jawab dalam kasus korupsi dana PI yang dikelola PT WUS,” sesal Sulaisi.

Sulaisi mengajak agar Non Government Organization (NGO), aktifis dan pers untuk melakukan investigasi guna membongkar nama besar di balik korupsi dana PI Sumenep.

“Ini orang sakti sekali. Jadi ini tugasnya teman-teman NGO, aktifis dan pers untuk mencari dan membongar nama yang paling bertanggung jawab dalam korupsi tersebut,” kata dia.

KPK Perlu Turun Tangan

Sulaisi menegaskan kasus korupsi dana PI Sumenep akan berhasil dibongkar secara komprehensif, apabila Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengambil alih penanganan perkara tersebut.

“Kita butuh KPK untuk menangkap pelaku korupsi dana PI migas di Sumenep,” tegas dia.

Dia kemudian membeberkan beberapa rencana aksi yang akan dilaksanakan ke depan. Salah satunya eksaminasi publik dan membuat laporan resmi ke KPK.

“Kegiatan ini akan diselenggarakan secara terus menerus ke depan, sehingga publik dapat mengetahui siapa sebenarnya di balik skandal korupsi dana PI migas yang dikelola PT WUS Sumenep,” demikian tandas Sulaisi.

Advertisement

Populer