MASKER SCUBA, BAGAIMANA MEMBUAT JADI BAIK

2 min read

Jakarta,Jarrak.id | Saat ini penggunaan masker menjadi kritis karena kenyataan bahwa PSBB yang dilakukan dengan ketat, masih banyak kecolongan kasus. Ada beberapa hipotesis mengapa masih tingginya penularan, walau penggunaan masker lebih baik dikit. Selain kluster kantor, pabrik dimana dimana banyak orang menanggalkan masker di pabrik dan kantor, penggunaan masker tidak memenuhi syarat menjadi thesis yang perlu dikaji. Masker Scuba yang tipis dan renggang kainnya, diduga juga juga merupakan faktor yang menimbulkan problem.

Penulis sejak awal mengajukan konsep masker kain 2 lapis dengan inserting tissue (BC19) berdasar kajian bahwa tissue yang terbentuk dari RANDOMIZED FIBRE CONSTRUCTION mempunyai pori yang sangat kecil yang konsepnya sama dengan HEPA FILTER. Masker kain 3 lapis belum tentu lebih baik dari pada 2 lapis kain plus tissue. Ada uji coba yang bisa dilakukan dengan mudah. Dengan meniup api di depan mulut saat bermasker bisa teruji apakah droplet keluar atau udara tersaring baik.

Penggunaan masker Scuba saat ini menjadi sasaran bully. Ini sungguh sangat merugikan banyak orang yang membeli termasuk pedagang kecil. Bahkan pemakai sering diusir dari kereta atau bus. Sebenarnya mudah sekali untuk mengupgrade masker scuba menjadi sehat. Dengan memakai doble scuba dan ditengahnya dilapisi kertas tissue 2 lapis titis, kami membuktikan sudah setara dari pada masker bedah. Maka jangan buang atau sia siakan yang sudah dibeli, tinggal dipakai ualng dengan BOBEL DENGAN TISSUE ditengah. Terima kasih. Be safe be healthy.

Editor: GR
Sumber: DR. Dr. Budi Laksono, MHSc
Dosen, peneliti, staf ahli Gugus Tugas Covid Jateng.