Connect with us

Politik

Masa Kampanye Terlalu Lama, Kerja Presiden Bisa Tersandera Kepentingan Politik

JARRAK.ID

Published

on

JAKARTA – JARRAK.ID – Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun menilai masa kampanye pemilihan presiden yang terlalu lama berdampak negatif terhadap efektivitas kerja presiden. Menurut Refly, masa kampanye tersebut membuat masa kerja presiden berkurang.

“Masa kampanye terlalu lama, sekitar 7 sampai 8 bulan. Efektivitas kerja presiden akan berkurang karena tentu akan terganggu dengan proses politik selama masa kampanye,” ujar Refly, Jakarta, Rabu, (25/04/2018).

Refly menilai proses politik dan berpemilu di Indonesia telah makan waktu yang lama. Menurut dia, mulai proses mencari pasangan calon sampai pelatikan paslon terpilih bisa menghabiskan waktu 1,5 tahun sampai 2 tahun.

“Masa kerja presiden habis oleh aktivitas-aktivitas politik,” imbuh Refly..

Dia menganjurkan agar lama waktu dari pendaftaran paslon, kampanye dan pemungutan sampai pelantikan hanya 6 bulan. Tidak seperti sekarang ini, hampir menghabiskan waktu satu tahun.

“Kalau pun ada putusan kedua, dilakukan dua minggu saja, tidak perlu terlalu lama sehingga pemilunya bisa efektif dan murah,” ungkap Refli.

Situasi Indonesia saat ini, kata Refly, kinerja pemerintahan kadang diganggu oleh aktivitas-aktivitas politik, mulai dari pilkada serentak dan pemilu serentak 2019. Energi bangsa, kata dia, lebih banyak dihabiskan untuk aktivitas politik.

“Perlu diingat, pemilu itu alat, bukan tujuan. Alat untuk membentuk pemerintahan yang baik dan efektif sehingga dapat mewujudkan kesejahteraan rakyat. Karena pemilu alat, maka perlu dibuat sederhana dan murah” terang Refly.

Lebih lanjut, Refly mengusulkan perubahan Undang-Undang Pemilu agar mengatur sedemikian rupa masa kampanye pilpres tidak terlalu lama. Dia mengakui hal ini memang tergantung political will dari para elite politik.

“Kalau ada political will para elite politik, maka mereka akan lebih memikirkan kepentingan rakyat. Namun, kadang mereka menjadikan pemilu sebagai proyek untuk mendapatkan uang,” pungkas Refly.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Populer