Majelis Syuro PKS Bantah Tudingan Ancam Gerindra Demi Posisi Cawapres

2 min read

JAKARTA – JARRAK.ID – Kabar yang sebelumnya menyatakan adanya gertakan dari PKS soal cawapres Prabowo ditanggapi oleh salah satu anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jazuli Juwaini.

Jazuli menganggap keinginan PKS agar kadernya mengisi posisi cawapres Prabowo adalah hal yang wajar. Apalagi menurutnya segala keputusan soal sosok Cawapres harus melalui mekanisme di tingkat Majelis Syuro PKS.

“Ketika ada pembicaraan perkembangan lapangan seperti apa, kemudian kelihatannya akan mengerucut, itu keputusannya mestinya melalui Majelis Syuro lagi,” katanya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, (10/07/2018).

Jazuli menegaskan jika PKS tak perlu ancam-mengancam soal posisi cawapres pendamping Prabowo pada pertarungan Pilpres 2019 nanti. Tapi ia pun menganggap lumrah soal keinginan partainya tersebut mengusung cawapres dari kader terbaiknya.

“Politik ini tidak perlu mengancam-ngancam, politik ini kan saling bahu-membahu untuk mengokohkan sebuah bangunan kalau dalam koalisi, kalau dalam bangsa mengokohkan sebuah bangunan bangsa,” ujar Jazuli yang juga Ketua Fraksi PKS DPR tersebut.

Selain itu, Jazuli juga tetap optimis jika nantinya Gerindra tetap akan mempertimbangkan kader partainya untuk menduduki posisi cawapres. Pasalnya, selama ini hubungan koalisi yang telah dibangun Gerindra dan PKS sudah berlangsung lama dan cukup mesra sejak Pilpres 2014 yang lalu.

“Ya bicarakan sama-sama. siapa yang itu normal aja siapa yang ditentukan oleh Gerindra tentu haknya Gerindra, kita tidak bisa intervensi, siapa yg ditentukan oleh PKS tentu juga kita minta dihormati oleh teman-teman. Dan saya kira Pak Prabowo mengerti betul persoalan ini,” tandasnya.