Connect with us

Politik

MA Bebaskan Terdakwa Korupsi BLBI Syafruddin Temenggung, Ini Kata JK

JARRAK.ID

Published

on

Wakil Presiden, Jusuf Kalla (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla meminta agar semua pihak dapat menghormati putusan Mahkamah Agung (MA) yang membebaskan terdakwa korupsi BLBI, Syafruddin Arsyad Temenggung.

Ia menegaskan bahwa putusan MA sebagai bentuk untuk memberikan kepastian hukum.

“Kalau MA memutuskan bebas atau tidak bebas, itu adalah kewenangan MA yang kita harus hormati. Memang kasus ini (BLBI) penting juga. Jadi suatu peringatan ke KPK untuk betul-betul memenuhi segala ketentuan dan hati-hati memenuhi syarat itu,” kata JK di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu, (10/07/2019).

Ia menilai kasus BLBI sudah berjalan lama. Sehingga dengan putusan MA bisa memberikan kepastian hukum kepada orang-orang yang dianggap terlibat didalamnya.

“Ini BLBI udah hampir 20 tahun, secara hukum sudah hampir kadaluarsa dan orang butuh kepastian hukum. Kalau sudah dibebaskan sesuai aturan perundangan dan kemudian masih diperkarakan lagi, nanti masyarakat, atau pengusaha dari luar mengatakan tidak ada kepastian hukum di Indonesia. Itu juga penting,” papar JK.

KPK sebelumnya menyatakan menghormati putusan MA yang membebaskan Syafruddin. Tapi KPK akan tetap mengusut kasus tersebut, terlebih karena ada kerugian keuangan negara yang mencapai Rp 4,58 triliun.

“Sejauh ini tidak ada informasi dari MA yang mengatakan bahwa unsur kerugian keuangan negara Rp 4,58 triliun dan pihak lain yang diperkaya dalam perkara ini tidak terbukti,” kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dalam jumpa pers, Selasa, (09/07/2019).

Baca Juga:  SBY Puji Sikap Negarawan Presiden Jokowi Usai Ditetapkan Pemenang Pilpres

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Berita Populer