Connect with us

Daerah

Laskar Pemuda Ganding Laporkan Kepala UPT Pasar Disperindag ke Polres Sumenep, Ini ‘Dosa-dosanya’

HOLIDI

Published

on

Ketua Laskar Pemuda Ganding (LPG), Moh Rusydi saat melaporkan Kepala UPT Pasar, Purnomo ke Polres Sumenep, Rabu, 13 Februari 2019 (Doc. JARRAK)

SUMENEP – JARRAK.ID – Laskar Pemuda Ganding (LPG) resmi melaporkan Kepala UPT Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep, Purnomo ke Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur pada Rabu, (13/02/2019).

Purnomo dianggap mengetahui dan bertanggung jawab serta diduga ikut menikmati hasil pungutan liar (Pungli) kepada para pedagang di Pasar Ganding, Sumenep, terutama selama renovasi dilakukan.

“Kita juga menyertakan beberapa bukti dan temuan di lapangan dalam laporan yang sudah resmi diterima Polres Sumenep, termasuk kesaksian pedagang pasar yang mengaku jadi korban pungli oknum tertentu,” kata Ketua LPG, Moh Rusydi kepada Jarrak.id di Mapolres Sumenep, Rabu siang, (13/02/2019).

Berdasarkan surat laporan yang diperlihatkan kepada Jarrak.id, ada beberapa dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Purnomo. Pertama, adanya permintaan sejumlah uang sebesar Rp10 juta kepada pedagang perampotan pecah belah berinisial IS dengan alasan membuat kios sementara.

Kedua, adanya permintaan uang sebesar Rp300 ribu kepada beberapa pedagang pasar dengan dalih akan digunakan untuk biaya peresmian Pasar Gading yang dilaksanakan pada tanggal 30 Januari 2019.

Ketiga, adanya penarikan retribusi terhadap pedagang toko yang terdampak pengusuran akibat renovasi pasar, tetapi pedagang tersebut tidak mengunakan tanah atau bangunan milik Pemda.

Keempat, tidak ada data yang valid jumlah pedagang yang wajib ditarik retribusi , dan penarikan retribusi yang bervariatif dari Rp500, Rp2 ribu, Rp3 ribu sampai Rp7 ribu, serta dugaan intimidasi oleh oknum petugas penjabat pasar kepada para pedagang.

“Semua temuan-temuan di lapangan yang diduga sebagai perbuatan melawan hukum juga disertakan bukti-buktinya seperti dokumen yang relevan, rekaman dan video,” kata Rusydi.

Ia berharap aparat kepolisian dapat memproses dan mengusut secara tuntas kasus dugaan korupsi tersebut demi kebaikan para pedagang.

Baca Juga:  Puji Sikap Kesatria Idrus Marham, Ketua DPR: Semoga Diberi Ketabahan

“Perbuatan mereka yang dengan sengaja melakukan pungutan liar kepada pedagang adalah tindakan biadab, karena semakin membuat pedagang menderita. Itulah sebabnya, kami laporkan agar kasus yang sama tidak kembali terjadi,” tandas Rusydi.

Berita Populer