Hadir di acara itu Sekcam Perbaungan Dra. Sri Rahayu, Kasi PKP-PK Dinas PMD Osden Saragih, S.IP dan Kasi Potensi Desa dan TTG Mhd Rusdi NST, SH, Sekdes Suherman, SH, Ketua BPD Rahmad, Ketua LKMD Syahrul Dani, pendamping desa dan para perangkat desa.

Kedatangan tim Kecamataan Sungai Kanan berjumlah 20 bersama 6 orang Kepala Desa (Kades), Kasi PMD dan pendamping desa serta para staf Kecamataan Sungai Kanan Labusel itu dipimpin oleh Camat Sungai Kanan Syarifah Hafni, SH., MM.

Kades Melati II, Supardi, memaparkan tentang profil Desa Melati II beserta 5 spot unggulan desa. Supardi juga memaparkan tentang Program Pilot Inkubasi Inovasi Desa Pengembangan Ekonomi Lokal (PIID-PEL) dari Kementerian Desa (Kemendes) yang dilaksanakan di Desa Melati II  yaitu suatu program atau kegiatan fasilitas yang mendorong pengembangan produk unggulan desa melalui kemitraan kelompok usaha pedesaan, lembaga ekonomi desa BUMDes dan koperasi, serta pelaku bisnis yang bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi desa.

Sementara Direktur BUMDes Madani Mhd Safrizal yang juga Inkubator Desa Melati II Program PIID-PEL memaparkan tentang program BUMDes Madani yang juga mengelola pasar desa dan menjalankan Desa Wisata Tani serta potensi di desa dan produk unggulan desa maupun kearifan lokal.

Camat Sungai Kanan Syarifah Hafni mengungkapkan, bahwa studi tiru pihaknya dilaksanakan dalam rangka ingin meningkatkan pemahaman dan pengetahuan tentang pengembangan Desa Wisata dan Manajemen BUMDes serta ingin memahami strategi pengembangan Desa Wisata yang dikelola oleh BUMDes.

Dia sangat mengapresiasi program yang telah dilaksanakan oleh Desa Melati II dan dia berharap dapat menerapkan di 8 desa yang ada di Kecamatan Sungai Kanan.

“Semoga dengan kedatangan kami pada Studi Tiru di desa Melati II ini bisa menjadi inspirasi untuk program BUMDes di Kabupaten Labusel khususnya di Kecamatan Sungai Kanan,” kata Syarifah Hafni.

Mengakhiri kegiatan studi tiru, tim Kecamatan Sungai Kanan mengunjungi Wisata Tani Panteng Kleset, Edukasi Wisata Budaya Plungguhan Toh Joyo serta peternakan mambing Etawa.

(M-01)