Connect with us

Elektoral

KPU Tolak Perubahan Visi Misi Prabowo-Sandi

JARRAK.ID

Published

on

Pasangan capres-cawapres Prabowo-Sandiaga Uno (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menolak perubahan visi misi pasangan Prabowo-Sandiaga Uno. KPU menegaskan, perubahan visi misi tidak dapat dilakukan lagi.

KPU beralasan, visi misi dan program merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dari proses pendaftaran capres-cawapres ke KPU.

“Prinsipnya begini, visi-misi, program pasangan capres dan cawapres itu kan merupakan bagian tidak terpisahkan dari proses pendaftaran. Karena posisi regulasinya begitu, maka sudah tidak dimungkinkan lagi ada perubahan visi-misi, program dari pasangan capres dan cawapres,” kata Komisioner KPU Wahyu Setiawan, Kamis (10/01/2019) malam.

Menurut Wahyu, karena proses pendaftaran sudah selesai, maka perubahan visi misi tidak bisa dilakukan.

“Prinsipnya visi-misi, program itu kan bagian dari persyaratan proses pendaftaran pasangan capres dan cawapres. Karena itu bagian dari proses pendaftaran, maka tahapannya kan sudah berlalu sehingga perbaikan dokumen visi-misi, program tidak memungkinkan lagi. Itu prinsipnya begitu. Tetapi tentu saja, dalam berkampanye, ya, tentu saja KPU tidak bisa membatasi pasangan capres dan cawapres dalam berkampanye untuk menyampaikan pandangan-pandangan, gagasan-gagasan demi kemajuan bangsa Indonesia lima tahun mendatang. Itu kan dua hal yang berbeda. Yang kita atur adalah dokumennya, Mas. Dokumennya kan sudah melewati tahapan, begitu,” ujarnya.

Oleh karena itu, KPU akan menyurati Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi soal tidak bisa dilakukan perubahan visi misi.

Sebelumnya BPN Prabowo-Sandiaga Uno mengirimkan pemberitahuan perubahan visi misi kepada KPU.

“Jadi memang betul ada surat dari Badan Pemenangan Nasional kepada KPU terkait dengan perubahan visi-misi dan program. Tentu saja setiap surat yang masuk, harus kami terima suratnya. Nanti, karena itu surat resmi, tentu saja KPU akan menjawab secara resmi kepada Badan Pemenangan Nasional, tim kampanye 02,” imbuhnya.

Baca Juga:  Anak Buah Prabowo Minta Romahurmuziy Fokus Urus PPP

Selain itu kata Wahyu, KPU akan menampilkan visi-misi Prabowo-Sandi sesuai dengan dokumen yang diserahkan di awal. Adanya dokumen perbaikan tak akan mengubah dokumen yang disetor pada saat pendaftaran.

“Ya tentu saja dokumen awal toh, Mas. Tadi kan saya menyampaikan bahwa sudah tidak ada lagi masa untuk memperbaharui visi-misi, program, dokumennya. Karena dokumen visi-misi, program itu bagian tidak terpisahkan sebagai persyaratan dalam proses pendaftaran capres dan cawapres,” tuturnya.

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer