Connect with us

Elektoral

KPU Tetapkan Jumlah DPT Jawa Barat 2018

JARRAK.ID

Published

on

JAKARTA – JARRAK.ID – Hasil penghitungan KPU Jawa Barat pada Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan DPT Pilgub Jabar 2018 yang berlangsung di Trans Luxury Hotel, Sabtu (21/4/2018), telah ditetapkan jumlah pemilih yang tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) mencapai 31.735.133 orang.

Jumlah itu sudah termasuk 51.514 pemilih dari kalangan disabilitas. Jika diperrinci menurut DPT terdiri atas 15.948.112 pemilih laki-laki dan 15.787.021 pemilih perempuan. Mereka tersebar di 627 kecamatan, 5.957 desa/kelurahan, dan akan memilih di 74.944 TPS. Menurut rencana, DPT diumumkan Minggu, (29/4).

Karena itu, ketua KPU Jabar, Yayat Hidyat mengapresiasi kinerja Bawaslu yang menurut dia kritis. Lebih-lebih mengenai hak pemilih yang diperjuangkan untuk dapat menggunakan hal pilihnya.

Menganai pemilih yang dinyatakan belum memiliki KTP elektronik dan belum melakukan perekaman, Yayat sangat optimis bahwa masalah tersebut akan segera selesai atau bisa diatasi. Karena itu, pemilih yang belum memilik KTP jangan berkecil hati, karena akan segera diumumkan persyaratannya.

“Saya optimis, masalah ini bisa tuntas secepatnya,” ujar Yayat dalam siaran pers, Sabtu (21/4/2018).

Sementara Komisioner Bawaslu, Wasikin Marzuki menyoroti hal itu.

“KPU, Bawaslu, dan Disdukcapil harus duduk bersama menuntaskannya,” tegasnya.

Terkait perubahan DPT yang sangat drastis di Garut dan Bekasi, Komisioner KPU Jabar Divisi Perencanaan dan Data, Ferdhiman Bariguna menegaskan kondisi itu disebabkan data 2013 yang dijadikan dasar, tidak akurat atau tidak ada ketunggalan data.

Karena itu, menurut dia perlu adanya pembaruan data mutasi penduduk kurang valid, serta adanya data siluman seperti data kematian yang tidak diperbarui.

“Data sekarang jauh lebih baik dibanding data pilgub sebelumnya,” kata Ferdhiman.

Di lain pihak, tim kampanye semua paslon pada umumnya mengapresiasi hasil kerja KPU dan Bawaslu beserta jajarannya. Namun mereka juga memberi catatan pentingnya upaya sosialisasi tentang ketentuan bahwa pemilih harus membawa KTP elektronik atau suket.

Baca Juga:  Yusril Tuding Kubu Prabowo Bangun Opini Kecurangan Tanpa Disertai Alat Bukti

Rapat pleno tersebut dihadiri Bawaslu dan Panwaslu Kabupaten/Kota, Tim Kampanye Paslon, dan para Komisioner KPU Kabupaten/Kota se-Jawa

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Advertisement

Berita Populer