KPK Periksa Tiga Saksi Kasus Suap Dana Hibah Kemenpora

1 min read

Gedung KPK (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang saksi kasus suap dana hibah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), terhadap Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) tahun anggaran 2018.

“Untuk kasus suap Kemenpora kami memeriksa tiga orang saksi untuk tersangka EFH (Ending Fuad Hamidy), Sekjen KONI,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jl. Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (28/01/2019) malam.

Pemeriksaan dilakukan untuk mengkonfirmasi adanya penerimaan lain oleh tersangka MUL (Mulyana) selaku Deputi IV Kemenpora.

“Jadi dugaan adanya penerimaan-penerimaan lain sedang didalami oleh penyidik. Dan tentu saksi diklarifikasi terkait apa yang ia ketahui,” jelas Febri.

Ketiga saksi yang diperiksa diantaranya, Nur Syahid selaku pegawai, Atam, pegawai KONI Pusat yang juga sopir dari tersangka EFH, dan Russy, selaku Wakil IV Ketua Bidang Mobilisasi Sumber Daya KONI.

Hingga saat ini, KPK telah menetapkan lima tersangka dalam perkara suap ini. Diantaranya, EFH (Ending Fuad Hamidy), dan Bendahara Umum KONI Jhonny E Awuy (JEA). Keduanya diduga sebagai pihak pemberi suap.

Kemudian yang diduga sebagai pihak penerima suap adalah Deputi IV Kemenpora, MUL (Mulyana), dan AP (Adhi Purnomo) sebagai Pejabat Pembuat Komitmen pada Kemenpora, serta ET (Eko Triyanto), staf Kementerian Pemuda dan Olahraga.