Connect with us

Politik

KPK Ngotot Ingin Ketemu Presiden Bahas RUKHP

JARRAK.ID

Published

on

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo (Doc. Net)

JAKARTA – JARRAK.ID – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo mengaku ingin bertemu Presiden Joko Widodo untuk meminta pasal tentang Tipikor dalam Revisi Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) ditiadakan.

“Kita kalau diizinkan akan berkomunikasi dengan bapak Presiden langsung ya,” kata Agus ditemui di Kompleks Parlemen, Nusantara II, Senayan Jakarta Pusat, Kamis, (07/06/2018).

Agus mengatakan surat permintaan pertemuan sudah dikirimkan ke Presiden Jokowi. Menurut Agus, pertemuan dengan Presiden sangat penting mengingat RKUHP dibahas antara pemerintah dan DPR.”Ya pembuat Undang-undang itu kan Presiden dengan DPR,” ucap Agus.

Kendati demikian, sejauh ini kata Agus belum ada balasan dari Presiden Jokowi terkait permintaan pertemuan tersebut. Sehingga Agus belum berani memastikan apakah pertemuan tersebut akan terwujud atau tidak. “Belum tahu, kan kita harus ngikutin jadwalnya bapak Presiden juga,” tukas Agus.

Sebelumnya, Presiden Jokowi angkat bicara mengenai surat permohonan KPK tentang RKUHP, Presiden sudah menerima surat permohonan KPK. Namun, presiden masih perlu menelaah isi permohonan tersebut.

“Nanti setelah selesai saya sampaikan. Intinya kita tetap harus memperkuat KPK. Sudah intinya ke sana. Tapi poin-poinnya secara detail saya belum bisa saya sampaikan karena memang baru kemarin saya terima,” kata Jokowi

Presiden mengatakan, kajian tersebut berada di pihak Kementerian Polhukam. Hingga saat ini, kajian masih berlanjut. Apabila kajian sudah selesai, Presiden akan menentukan sikap terkait persoalan ini.

Baca Juga:  Ini Momen-Momen yang Tak Terlupakan Jokowi dan Prabowo di Asian Games 2018

JARRAK.ID adalah portal berita daring yang konsisten dan terukur menyuguhkan informasi akurat. Mengabarkan fakta dengan berimbang tanpa menihilkan gagasan orisinil dan kritis. Setia menjadi platform bacaan publik.

Berita Populer